DetikNews
Senin 20 Mei 2019, 13:52 WIB

Polisi Imbau Warga Jawa Barat Tak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Polisi Imbau Warga Jawa Barat Tak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Polisi mengimbau warga Jawa Barat tidak berangkat ke Jakarta untuk aksi saat pengumuman hasil pemilu pada Rabu 22 Mei 2019. Polisi mengajak masyarakat mempercayai KPU dalam menyampaikan hasil Pilpres maupun Pileg.

"Kita imbau untuk tidak berangkat ke Jakarta," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Senin (20/5/2019).


Truno mengatakan penyelenggaraan pemilu dilakukan oleh KPU. Lembaga itu merupakan lembaga resmi negara yang disetujui juga oleh legislatif.

"Semua ada mekanismenya. Apa yang disampaikan harus secara konstitusi, ada aturan. KPU itu institusi yang dibentuk DPR dan pemerintah," kata Truno.


Sejauh ini, kata Truno, pihaknya belum mendapatkan informasi berkaitan warga Jabar yang hendak berangkat ke Jakarta. Pihaknya terus memberikan imbauan kepada warga agar tidak berangkat.

"Tentu kita akan lakukan imbauan dan memberi pengertian kepada masyarakat," ucapnya.


Sementara itu, di Bandung juga belum diketahui berapa banyak warga yang akan berangkat ke Jakarta. Meski begitu, Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema mengimbau warga Bandung untuk tidak berangkat.

"Saya sudah koordinasi dengan Wali Kota Bandung lebih baik berdoa. Artinya besar harapan agar warga di Kota Bandung beraktifitas seperti biasa saja. Apalagi ini di Bulan ramadhan, mari kita lebih fokus untuk kegiatan ibadah puasa. Kita imbau masyarakat Bandung untuk sama-sama berdoa yang terbaik di Kota Bandung," ucap Irman.


Simak Juga "Ajak Rusuh 22 Mei, Oknum Pilot Ditangkap Polisi":

[Gambas:Video 20detik]


(dir/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed