detikNews
Minggu 19 Mei 2019, 18:25 WIB

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kosambi Direlokasi Sementara ke Area Parkir

Mochamad Solehudin - detikNews
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kosambi Direlokasi Sementara ke Area Parkir Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - PD Pasar Bermartabat akan merelokasi pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Kosambi. Rencananya para pedagang akan ditampung sementara di area parkir depan pasar tersebut.

Pjs Direktur Utama PD Pasar Kota Bandung Andri Salman menuturkan, ada 360 ruang dagang di area basement Pasar Kosambi. Dari jumlah tersebut, berdasarkan informasi ada 178 lapak dan 40 kios hangus terbakar.

"Jadi ini lokasi kebakaran itu di basement Pasar Kosambi. Dapat info ada 178 lapak dan 40 kios (terbakar). Total ruang dagang itu 360," katanya, saat ditemui di sekitar Pasar Kosambi, Kota Bandung, Minggu (19/5/2019).

Agar para pedagang tetap bisa menjalankan usahanya, dia mengaku telah berkonsultasi dengan Wali Kota Bandung Oded M Danial untuk menyiapkan tempat penampungan pedagang sementara (TPPS). Lokasinya direncanakan di area parkir depan Pasar Kosambi.

"Tadi sudah konsultasi ke Pak Wali mohon izin untuk sementara TPPS di depan parkir," ucapnya.

Akan tetapi lanjut dia, kemungkinan tidak semua pedagang bisa tertampung. Pihaknya hanya mampu menyiapkan sebanyak 200 lapak bagi pedagang yang menjadi korban kebakaran.

"Sudah siapkan meja untuk para pedagang sekitar 200. Karena kondisi sempit kita prioritasnya untuk pedagang lapak. Karena pedagang kios kita tidak mungkin buat kios sementara," ucapnya.

Menurutnya TPPS ini akan mulai efektif pada Selasa (21/5/2019) mendatang. Pasalnya, pihaknya perlu menyiapkan terlebih dulu agar para pedagang dan pembeli bisa tetap nyaman.

"Kemungkinan TPPS efektifnya nanti hari Selasa (21/5)," ucapnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga mengimbau kepada para PKL yang biasa menggelar dagangan setiap subuh atau pagi hari di sekitar Pasar Kosambi untuk tidak beroperasi terlebih dulu.

"Untuk PKL subuh kita tiadakan. Kita prioritaskan dulu pedagang yang resmi. PKL mohon maaf ditiadakan dulu," ujarnya.

Disinggung mengenai jumlah kerugian, Andri masih belum bisa memastikannya. Tapi dia akan menyiapkan posko untuk mendata pedagang yang menjadi korban kebakaran tersebut.

Sebagaimana diketahui, kebakaran melanda Pasar Kosambi, di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, sejak Sabtu (18/5) sekitar pukul 21.00 WIB malam. Puluhan unit mobil pemadam dikerahkan untuk menanggulangi api yang melahap bagian basement pasar tersebut.

Sampai Minggu (19/5/2019) siang sekitar pukul 15.00 WIB, api belum berhasil dipadamkan. Petugas dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih berupaya menjangkau titik api yang masih menyala.
(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com