DetikNews
Minggu 19 Mei 2019, 14:41 WIB

Unik, Pasar di Lembang ini hanya Buka Saat Bulan Purnama

Yudha Maulana - detikNews
Unik, Pasar di Lembang ini hanya Buka Saat Bulan Purnama Foto: Yudha Maulana
Bandung Barat - Suasana di Kampung Areng, Desa Wangunsari, Lembang, Kabupaten Bandung Barat begitu semarak. Segelintir warga lalulalang di antara deretan gerai yang terbuat dari bambu. Itulah malam saat Pasar Purnama digelar, Sabtu (18/5/2019).

Sesuai namanya, Pasar Purnama digelar saat bulan purnama. Perhelatan ini baru dua kali digelar, terakhir saat Gerhana Bulan Total tahun 2018 lalu.

Pantauan detikcom, berbagai macam dagangan dijajakan, mulai dari ketan bakar, susu murni, masakan tradisional, hingga produk kerajinan tangan

Menariknya, pengunjung tak hanya dimanjakan dengan wisata belanja atau kuliner di sini. Namun juga bisa menyaksikan berbagai fenomena luar angkasa melalui Observatorium Mini, Imah Noong yang didirikan Hendro Setyanto.

"Ini merupakan pengembangan kampung eduwisata, setelah Imah Noong kita juga ada Musalatorium, kemudian kita ingin melibatkan juga masyarakat sehingga kita laksanakan Pasar Purnama ini," kata Hendro saat ditemui detikcom, Sabtu (18/5/2019) malam.
Unik, Pasar di Lembang ini hanya Buka Saat Bulan PurnamaFoto: Yudha Maulana

Hendro yang juga peneliti astronomi itu, mengatakan konsep awal digelarnya Pasar Purnama yakni ingin mengajak warga untuk menikmati indahnya malam di bawah sinar rembulan, tanpa penerangan dari lampu.

"Kita buat gerainya dari bambu, kita inginnya penerangan menggunakan cempor seperti suasana di kampung tempo dulu, tapi ya masih bertahap untuk sekarang," katanya.

Soal pemilihan waktu pelaksanaan, Hendro mengatakan tak setiap purnama pasar ini digelar. Sebab, ia menyesuaikan dengan waktu libur.

"Kalau misal purnamanya di malam selasa, besoknya kan tidak libur, nah kalau purnamanya Sabtu, besoknya kan Minggu, warga juga kan bisa beristirahat," katanya.

Di purnama lainnya, kata Hendro, biasanya ia dan beberapa kawannya dari IA-ITB dan Alumni ITB '93 menggelar diskusi atau ngawangkong.

"Biasanya di bawah purnama kita gelar diskusi sambil makan kacang, kemarin temanya soal kopi, pesertanya ada entusias, peneliti kopi, pengusaha dan importir kopi, tapi kalau ada yang mau gabung juga silakan," ucapnya.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed