DetikNews
Minggu 19 Mei 2019, 09:34 WIB

Kebakaran Pasar Kosambi Diduga Berasal dari Kios Pedagang Kelapa

Mochamad Solehudin - detikNews
Kebakaran Pasar Kosambi Diduga Berasal dari Kios Pedagang Kelapa Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Kebakaran melanda Pasar Kosambi, di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, pada Sabtu (18/5) malam. Kebarakan diduga disebabkan adanya percikan api dari salah satu kios pedagang kelapa di pasar tersebut.

Kebakaran yang terjadi melalap bagian basement pasar yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung. Sampai saat ini api masih belum berhasil dipadamkan seluruhnya.

Pantauan di lapangan pada Minggu (19/5/2019) pagi, petugas masih terlihat berupaya menjinakkan api. Asap pekat masih menyelimuti lokasi kebakaran cukup menyulitkan petugas dalam melakukan penanganan.

Kepala Diskar PB Dadang Iriana menuturkan, penyebab kebakaran diduga berasal dari salah satu kios pedagang kelapa. Saat itu, kata dia, pedagang sedang memarut kelapa dan meninggalkan alat parutnya dalam keadaan listrik masih menyala.

Kemudian, selang beberapa saat terjadi percikan listrik yang menyambar serabut kelapa hingga menimbulkan bara api. Tanpa disangka, api membesar dan menyebabkan kebakaran.

"Dari informasi awalnya tukang kelapa sedang marut, meninggalkan listrik. Jadi bara api. Kelapa kan sulit dipadamkan," kata Dadang, saat ditemui di lokasi.

Dadang menyatakan, sampai saat ini masih berupaya menjinakan api. Karena masih ada titik api yang belum berhasil dipadamkan, namun tidak terlalu besar.

"Masih ada api (yang menyala). Tapi sudah diketahui titiknya, sekarang lagi fokus. Mudah-mudahan sebentar lagi," ucapnya.

Disinggung mengenai korban, Dadang menyatakan, sampai saat ini belum diketahui adanya korban jiwa. Pihaknya berharap tidak ada korban dalam kejadian kebakaran ini.

"Belum diketahui ada korban," katanya.

Dia menambahkan, untuk menanggulangi kebakaran di Pasar Kosambi pihaknya menurunkan sebanyak 21 mobil pancar dan 70 petugas. "Kita turunkan 21 mobil pancar dan 70 petugas," ujarnya.


Simak Juga 'Api Amuk Permukiman Padat di Kampung Bandan Pademangan':

[Gambas:Video 20detik]


(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed