DetikNews
Jumat 17 Mei 2019, 11:25 WIB

Pemotor Misterius di Balik Aksi Sebar Zakat Pakai Uang Palsu di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Pemotor Misterius di Balik Aksi Sebar Zakat Pakai Uang Palsu di Sukabumi Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Opik (45), terpaksa berpuasa di balik jeruji tahanan Polsek Caringin, Resor Sukabumi. Ia ditahan karena membagi-bagikan uang zakat dengan uang palsu (upal) belasan juta rupiah.

Polisi menahan Opik karena memilih tutup mulut mengenai siapa pemberi upal sebesar Rp 12.700.000 dengan nominal pecahan Rp 100 ribu sebanyak 65 lembar dan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 124 lembar.

"Dia hanya bercerita uang itu diberikan oleh seorang pemotor, uang itu tertutup rapat dalam kantong plastik. Ketika pemotor pergi dia membuka isinya ternyata uang, Opik mengaku tidak tahu kalau uang itu palsu," kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, kepada detikcom, Jumat (17/5) pagi.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Caringin Iptu Rafik Rahadiansyah menyebut pemotor itu memberikan uang kepada Opik saat pria yang berprofesi sebagai petani itu selesai menjalani aktivitasnya berkebun.

"Pengakuan Opik dia baru selesai beraktivitas di kebun tiba-tiba datang pemotor yang memberikan uang dibungkus plastik merah dalam plastik hitam. Kata orang itu kepada pelaku mau nitip terserah mau dipakai apa," tiru Rafik menceritakan penuturan Opik.

Belakangan diketahui, uang itu digunakan Opik untuk membagikan zakat jauh dari tempat tinggalnya dari Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug ke Desa Seseupan, Kecamatan Caringin.

Opik datang menggunakan angkot dan dilanjut dengan ojek. Upal milik Opik terbongkar setelah tukang ojek dan seorang penjual buah protes karena uang yang diberikan Opik ternyata palsu.

"Dia sudah diberitahu oleh tukang ojek dan penjual buah, Opik malah bilang ambil aja ponsel dia buat ganti. Aksi sebar zakat saat itu tetap dia lakukan sampai akhirnya kita datang jemput dan mintai keterangan," jelas Rafik.

Diberitakan, polisi mengamankan Opik (45) karena bagi-bagi zakat hingga belasan juta menggunakan uang palsu (upal) kepada masyarakat Kampung Jawura Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kepada polisi, Opik mengaku tidak mengetahui uang yang dia bagikan pada Kamis lalu (9/5/2019), palsu. Polisi sempat menelusuri asal muasal uang tersebut namun jejak pemberi uang ditutup
rapat-rapat oleh pelaku.


(sya/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed