DetikNews
Senin 22 April 2019, 17:39 WIB

KPU Jabar Siapkan Tim Verifikatur Antisipasi Salah Entri Situng

Mochamad Solehudin - detikNews
KPU Jabar Siapkan Tim Verifikatur Antisipasi Salah Entri Situng Ilustrasi Pemilu (Foto: Zaki Alfarabi)
FOKUS BERITA: Mantap Memilih!
Bandung - KPU Jabar menyiapkan tim verifikasi untuk mengantisipasi kesalahan entri pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Sebab dalam proses input data itu potensi kesalahan bisa saja terjadi.

Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok menjelaskan kesalahan input dokumen ini sangat mungkin terjadi mengingat banyak data yang harus diunggah ke Situng. Namun, dia memastikan setiap kesalahan tersebut akan dikoreksi berbasis formulir C1 yang diterima olehnya.

"Salah input langsung kita koreksi. Jadi tidak menutup kemungkinan ada salah input. Kalau salah input kita perbaiki, basisnya C1," ucap Rifqi di Kantor KPU Jabar, Kota Bandung, Senin (22/4/2019).
Selain itu, dia melanjutkan, untuk mengantisipasi kesalahan entri, pihaknya menyiapkan tim verifikatur sebelum data itu dipublikasi. Sehingga diharapkan bisa meminimalisir kesalahan yang terjadi.

"Ini hasil evaluasi, kita akan optimalkan C1 ini. Ada tim verifikatur jangan sampai yang diunggah dan entri (pada Situng) terjadi kesalahan," ucapnya.

Berdasarkan laporan yang dia terima, baru ada kesalahan mengentri di salah satu TPS di Kota Depok. Namun sejauh ini, dia mengklaim kesalahan itu sudah diperbaiki.

"Di Kota Depok ada satu TPS (salah input) dan itu sudah diperbaiki," kata Rifqi.
Menurut dia, kesalahan input data terjadi ketika jumlah suara sah dan tidak sah dimasukkan sebagai perolehan suara untuk pasangan capres-cawapres 01 dan 02. Sehingga jumlah suara yang diinput dalam Situng tidak sesuai dengan jumlah DPT di TPS tersebut.

"Surat suara sah dan tidak sah yang terinput, jadi hasil (suara) pasangan 01 dan 02. Suara sah misalnya 200 tidak sah 3. Nah 203 ini dimasukkan ke perolehan suara pasangan 01 dan 02," tutur Rifqi.

Ditanya mengenai kesalahan mengentri di salah satu TPS di Kabupaten Bandung, dia mengaku belum menerima laporan. "Kabupaten Bandung belum dapat kabar," ujar Rifqi.


Simak Juga 'KPU Cek Ada Tidaknya Unsur Kesengajaan soal Kesalahan Input Suara':

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
FOKUS BERITA: Mantap Memilih!
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed