DetikNews
Minggu 21 April 2019, 11:13 WIB

Bus Tabrak Pohon di Sukabumi, Saksi: Sebelum Insiden Sopir Diganti

Syahdan Alamsyah - detikNews
Bus Tabrak Pohon di Sukabumi, Saksi: Sebelum Insiden Sopir Diganti Foto: Istimewa
Sukabumi - Bus pariwisata bernomor polisi B 7326 TGB menabrak pohon di tikungan jalan Cijebus, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/4) dini hari. Akibat kejadian itu dua orang pelajar dikabarkan tewas.

Informasi yang diperoleh detikcom, diduga sebelum peristiwa itu bus dalam keadaan melaju dengan kecepatan tinggi dan sopir sempat digantikan oleh orang lain.

"Keterangan anak saya dan teman-temannya sopir sempat digantikan dari yang agak tua ke yang mudaan dan tidak pakai uniform (seragam) sebelum kejadian (kecelakaan)," kata orang tua siswa berinisial HP saat dihubungi detikcom melalui sambungan teleponnya.

HP menyebut putranya DG siswa MAN 3 Surade yang ikut dalam rombongan, DG dan beberapa temannya selamat karena posisi berada di bagian belakang. Keterangan putranya bus mulai menaikkan kecepatannya saat memasuki daerah Bagbagan, Cidadap.

"Dari arah Bagbagan bus sudah menaikan kecepatan, anak-anak saat itu mengaku takut dan tidak berani menegur. Sekitar 20 meter sebelum menabrak pohon di tikungan anak-anak juga sempat merasakan bus mengerem," lanjut HP.

HP menceritakan kondisi pohon yang ditabrak bus berdiameter sekitar 3 meter, bagian depan bus dan samping kiri rusak parah. Putranya juga menceritakan kondisi sesaat setelah bus menabrak pohon. "Semua siswa terpelanting lalu numpuk ke tengah, teman anak saya ada yang jatuhnya ke tangga dan robek di bagian kepala," jelasnya.

HP mengaku dikabari bus yang ditumpangi anaknya kecelakaan setelah mendapat informasi dari istrinya. Saat itu dia mwmang sengaja bermaksud untuk menjemput putranya setelah dari perjalanan pulang study tour.

"Anak saya ditelepon enggak nyambung, pas subuh ibunya nelepon katanya si aa kecelakaan bus nya. Sekitar 30 menit sampai lokasi hanya ada satu polisi, sebagian siswa sudah di luar bus sekitar 1 jam saya di lokasi bantu evakuasi setelah ada banyak polisi dan warga saya bawa anak saya berobat dia hanya luka ringan," lanjut HP.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Galih Bayu mengatakan sopir bus saat ini sudah diamankan dan masih dimintai keterangan oleh anggotanya. "Sopir sudah diamankan untuk dimintai keterangan begitu juga saksi-saksi yang selamat," ujar Galih.

Menurut Galih akibat kejadian itu 2 orang korban meninggal dunia, 20 luka berat dan 38 luka ringan. " Kita juga pantau kondisi korban yang saat ini di rawat di beberapa rumah sakit," tandasnya.



(sya/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed