DetikNews
Sabtu 20 April 2019, 17:39 WIB

Padepokan Anti Galau Cirebon Tempat Penenang Caleg Gagal Depresi

Sudirman Wamad - detikNews
Padepokan Anti Galau Cirebon Tempat Penenang Caleg Gagal Depresi Padepokan Anti Galau, Kabupaten Cirebon, tempatnya caleg depresi untuk berobat. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Menjadi calon legislatif (caleg) harus siap menerima kenyataan jika kelak tak terpilih. Tak sedikit para caleg yang maju mengalami depresi setelah peluangnya untuk menjadi wakil rakyat pupus.

Di Cirebon, ada salah satu padepokan yang menangani caleg depresi lantaran gagal. Namanya Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi. Lokasinya berada di Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.


Dari namanya saja sudah bisa dinilai bahwa padepokan ini menangani orang-orang galau atau depresi. Setiap tahun politik, Padepokan Anti Galau membuka pelayanan khusus bagi para caleg yang depresi. Saat ini sedikitnya sudah ada empat caleg yang berkunjung ke Padepokan Anti Galau.

"Sudah ada caleg yang datang ke sini. Mayoritas memang depresi karena gagal," kata Ustaz Ujang Bustomi selaku Pimpinan Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (20/4/2019).
Foto: Sudirman Wamad
Ujang menyediakan sejumlah fasilitas untuk caleg depresi, seperti kamar khusus untuk menginap dan menenangkan diri. Ujang hanya menggunakan pendekatan spiritualitas terhadap caleg yang depresi.

"Ada kamar VIP, bagi mereka (caleg) yang tidak ingin dipublikasikan atau dilihat orang-orang. Kita siapkan kamar-kamar di sini," ucap Ujang.

Uniknya, Ujang memiliki ritual khusus bagi pasiennya yang ingin mendapatkan ketenangan. Ujang selalu memandikan pasiennya dengan air kembang.

"Mandi kembang ini media agar mereka lebih tenang. kita juga bacakan ayat-ayat suci agar batinnya lebih tenang, kita doakan dan kita suruh mereka untuk berzikir. Mendekatkan diri kepada Allah," ucap Ujang yang juga menjabat sebagai Ketua GP Ansor Kabupaten Cirebon.
Foto: Sudirman Wamad
Ujang mengakau ikhlas membantu para caleg yang depresi. Ia tak mematok harga. Menurut Ujang, caleg yang depresi disebabkan karena tak siap menerima kekalahan. Sedangkan, lanjut dia, tak sedikit caleg yang mengeluarkan modal besar demi menjadi wakil rakyat.

"Kebanyakan dari mereka itu depresi. Karena tidak siap menerima kekalahan. Mereka minta untuk dibantu, kemudian kita berdoa agar lebih tenang lagi. Kita juga ingatkan, kalau politik itu hanya perhiasan dunia. Soal biaya, di sini gratis," katanya.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed