DetikNews
Sabtu 20 April 2019, 16:27 WIB

KPU Tunggu Laporan Resmi Bawaslu Jabar Soal PSU di 5 Daerah

Dony Indra Ramadhan - detikNews
KPU Tunggu Laporan Resmi Bawaslu Jabar Soal PSU di 5 Daerah Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menunggu laporan resmi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat terkait pemungutan suara ulang. Dari temuan Bawaslu, 5 daerah di Jabar direkomendasikan pemungutan ulang.

"Kita masih belum menerima secara resmi, kalaupun Bawaslu sudah merilis untuk PSU (pemungutan suara ulang) sampai saat ini kami masih menunggu," kata Ketua KPU Jabar RIfqi Ali Mubarok di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (20/4/2019).


Rifqi mengatakan pemungutan suara ulang tak bisa diputuskan ditingkat daerah. Menurutnya, rekomendasi tersebut nantinya akan dikonsolidasikan dengan KPU pusat.

"Karena ini kan pemilu nasional, kebijakan PSU tidak hanya diputuskan di tingkat kota, kabupaten atau kecamatan. Karena ini menyangkut logistik dan ketersediaan surat suara yang harus dikoordinasikan dengan KPU RI. Kita lagi mengumpulkan dan mencermati alasan kejadian terjadinya PSU," kata Rifqi.

Temuan Bawaslu sendiri rekomendasi pemungutan suara ulang untuk dilakukan di Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Cirebon, Kota Depok dan Kabupaten Indramayu. Dalam temuannya, di kota-kota tersebut diduga terjadi pelanggaran seperti pemilih luar daerah, mencoblos tanpa A5, hingga surat suara tercoblos dua kali.


KPU Jabar menilai hal tersebut merupakan faktor kesalahan teknis administrasi.

"Karena ada maladministrasi saja. Dia milih pake e-KTP, tapi bukan penduduk Jabar, begitu. Ada yang A5-nya palsu, ada A5 fotokopian digunakan. Kan itu maladmistrasi sebetulnya," kata dia.
(dir/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed