DetikNews
Kamis 18 April 2019, 19:55 WIB

Logistik Kurang, KPU Cimahi: Rencana Kacau Semua!

Yudha Maulana - detikNews
Logistik Kurang, KPU Cimahi: Rencana Kacau Semua! Pemilu di Kota Cimahi diwarnai kurangnya berbagai logistik. Salah satunya surat suara yang kurang mencapai 900 buah. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Cimahi - Pemilu di Kota Cimahi diwarnai kurangnya berbagai logistik, satu diantaranya yakni surat suara. Ketua KPU Kota Cimahi Mochamad Irman tak memungkiri hal itu.

"Kita kekurangan logistik seperti surat suara. Rencana kacau semua," ucap Irman saat ditemui di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jalan Pesantren, Kamis (18/4/2019).

Irman mengaku ada sekitar 900 lembar surat suara yang kurang. Hal itu, dipicu karena pengiriman surat suara pengganti yang tidak dikirimkan secara utuh.


Sebelumnya KPU Kota Cimahi mengajukan 33 ribu surat suara untuk Pilpres, DPD RI, DPRD Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI.

"Kalau surat suara Pilpres 23 ribu itu dikirim semua penggantinya, itu pun mepet. Sisanya ya empat surat suara lain yang tak dikirim secara utuh," ucap Irman.

Pihaknya pun mencoba mengantisipasi kekurangan di TPS dengan meminjam surat suara dari TPS lainnya yang dianggap memiliki surat suara lebih.

"Kalau surat presiden masih ada persediaan, ketutup sama cadangan. Kalau DPRD provinsi, kota itu dari TPS sebelah," katanya.


Kekurangan surat suara itu pun sesuai dengan informasi di berbagai TPS. Sebab informasinya ada sejumlah TPS yang kekurangan surat suara dan berimbas pada tak tersalurkannya hak pilih warga.

Ketua Bawaslu Kota Cimahi Jusapuandy menilai kurangnya surat suara disebabkan persiapan yang kurang matang.

"KPU Cimahi ini kurang matang. Distribusi dari KPU (ke PPK) juga terlambat," kata Jusapuandy saat ditemui di Sekretariat Bawaslu Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang.


Jusa mengatakan kendala yang terjadi pada saat pencoblosan di Kota Cimahi berawal dari persiapan yang kurang matang di awal. Seperti proses pencarian tempat sortir lipat (sorlip), proses setting logistik hingga distribusi logistik.

"Artinya dari internal KPU masih banyak kesalahan menghitung SDM. KPU kurang siap terkait beberapa kendala yang disebutkan," katanya.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed