DetikNews
Senin 18 Februari 2019, 14:09 WIB

Cerita Kamuflase Ladang Ganja 1,5 Hektare di Purwakarta

Dian Firmansyah - detikNews
Cerita Kamuflase Ladang Ganja 1,5 Hektare di Purwakarta Petugas mengungkap ladang ganja seluas 1,5 hektare di lahan Perhutani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. (Foto: istimewa)
Purwakarta - Ladang ganja siap panen seluas 1,5 hektare ditemukan polisi di lahan Perhutani, Kampung Paranggombong, Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Sarwin (40) menanam 1.300 pohon ganja di area tersebut sejak tiga bulan lalu atau Desember 2018. Lelaki buruh tani ini mengamuflase agar ladang ganja tak tampak.

Ganja disimpan pada polybag hitam ini ditemukan polisi pada Sabtu (16/2). Rata-rata pohon memiliki tinggi lebih satu meter, yang diperkirakan memasuki usia tanam tiga bulan.


Narkoba golongan satu siap panen ini tertanam secara menyebar di lahan seluas 1,5 hektare. Guna mengelabui mata manusia, Sarwin tanam ganja itu secara acak di antara tiga tanaman lain.

"Jadi penanam ganja mengamuflasekan dengan tanaman jagung, cabai rawit, dan pepaya," kata Kasatresnarkoba Polres Purwakarta AKP Hery Nurcahyo di Mapolres Purwakarta, Senin (18/2/2019).

Kamuflase di Balik Ladang Ganja 1,5 Hektare di Purwakarta Ladang ganja 1,5 hektare di lahan Perhutani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)
Menurut Herry, keberadaan ganja itu memang tidak terlihat kalau dari jarak jauh. Warga setempat yang tinggal di kawasan tersebut mengaku tidak pernah melihat keberadaan ladang ganja.

"Kalau dari jarak 10 meter enggak kelihatan tanaman ganjanya," ujar Herry.


Terbongkarnya ladang ganja ini bermula dari tertangkapnya seorang pemuda inisial AR di Yogyakarta. Hasil pengembangan Polresta Yogyakarta yang dibantu Polres Purwakarta ini mengantarkan adanya area penanaman pohon ganja.

"Hasil interogasi kepada AR, barang ini didapat dari rekannnya di Karawang. Dikembangkan di Karawang, ditangkaplah pengedar lainnya berinisial YS. Dikembangkan kembali dan mengarah kepada Sarwin pemilik ladang ganja ini", tutur Hery.


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed