Penyuap Bupati Cirebon Dituntut 1,5 Tahun Bui

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 06 Feb 2019 13:46 WIB
Sidang penyuap bupati Cirebon. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Gatot Rachmanto, sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Cirebon sekaligus penyuap Bupati Cirebon nonaktif Sunjaya Purwadisastra, dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider 4 bulan penjara. Jaksa KPK menilai Gatot telah terbukti menyuap Bupati Cirebon terkait perkara jual-beli jabatan.

"Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun enam bulan penjara dikurangi selama ditahan dengan perintah tetap ditahan dan menjatuhkan pidana denda Rp 100 juta subsidair 4 bulan," ucap jaksa KPK Iskandar Marwanto saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (6/2/2019).

Jaksa menyatakan Gatot terbukti bersalah melakukan suap. Perbuatan Gatot sesuai dengan Pasal 5 ayat 1 huruf b Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Perbuatan terdakwa telah memenuhi semua unsur di dalam pasal yang didakwakan," kata jaksa.

Menurut jaksa keterangan saksi yang dihadirkan dalam persidangan menyebutkan bahwa telah terjadi praktik jual-beli jabatan di Pemkab Cirebon. Gatot memberikan uang Rp 100 juta ke Sunjaya terkait jual-beli jabatan itu.

"Tidak ada alasan pemaaf dan pembenar dari terdakwa dibalik meemberi suap sekaligus tidak ada alasan peniadaan pidana dari apa yang dilakukan terdakwa," ucapnya.


Simak Juga 'Berompi Tahanan KPK, Bupati Cirebon Bantah Terima Suap':

[Gambas:Video 20detik]


(dir/bbn)