DetikNews
Rabu 14 November 2018, 16:32 WIB

Hydran Bocor Dikira Kebakaran, Pengunjung Mal Sukabumi Berlarian

Syahdan Alamsyah - detikNews
Hydran Bocor Dikira Kebakaran, Pengunjung Mal Sukabumi Berlarian Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Pengunjung di lantai 3 dan 2 City Mal Sukabumi, Jawa Barat berlarian panik begitu mendengar suara alarm gedung berbunyi nyaring sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (14/11/2018). Pengunjung berlari sambil berteriak ada kebakaran.

Nisa, seorang pengunjung memang mengaku sempat mendengar suara desisan mirip suara api. Dia yang memang berada di lantai dua gedung mall tersebut tidak ikutan panik karena memang melihat air keluar dari salah satu hydran di area gedung yang bocor.

"Suara desisan mirip api, tapi sumbernya dari air dan sama sekali enggak lihat api. Tapi karena ada suara alarm dan pengunjung lain keburu panik akhirnya informasi yang ramai jadi kebakaran. Pengunjung dari lantai tiga juga ikut berlari ke bawah, kalau saya nyari tempat aman karena orang-orang berlarian terlihat panik," tuturnya.

Pengamatan detikcom, dua unit kendaraan pemadam kebakaran memang sempat mendatangi mal tersebut, namun setelah mendapat informasi tidak ada api, dua kendaraan tersebut bergegas pergi dari area gedung.

Salah seorang petugas keamanan gedung, Atin Rohatin membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya pengunjung hanya kaget begitu mendengar suara alarm.

"Pengunjung kaget begitu mendengar suara alarm, mereka turun eskalator padahal itu dari hydran lepas. Semalam kan sedang direnovasi, dicek diduga (hydran) bocor jadi bukan kebakaran. Sekarang sudah diperbaiki, (bocor) sudah ditutup," kata Atin.

Atin juga sempat akan terbawa situasi kepanikan pengunjung, namun dia dengan tenang mengecek ke lantai dua tempat kebocoran hydran. "Saya sempat nenangin pengunjung juga, karena setelah dicek sumbernya memang dari hydran yang bocor itu," lanjutnya.

Lokasi kebocoran hydran berada di lantai dua, tempat area busana Matahari. Sejumlah pegawai terlihat menghindari pertanyaan awak media, ketika ditanyakan soal manager mereka menyebut pimpinannya itu sedang tidak ada di tempat.
(sya/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed