DetikNews
Jumat 09 November 2018, 23:42 WIB

Bersama Ridwan Kamil, Ma'ruf Amin Launching Satu Desa Satu Hafidz

Wisma Putra - detikNews
Bersama Ridwan Kamil, Maruf Amin Launching Satu Desa Satu Hafidz Foto: Wisma Putra
Kabupaten Bandung - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Maruf Amin melakukan kunjungan ke Pesantren Al-Falah, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar. Kedatangan Maruf untuk melaunching Program Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) yang digulirkan oleh Pemprov Jabar.

Pantauan detikcom, Jumat (9/11/2018) malam, kedatangan Maruf disambut oleh ratusan santri yang menyalakan obor. Setibanya di Pesantren Al-Falah, Maruf didampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah KH Cecep Abdullah Syahid langsung menaiki mobil golf ke lokasi acara.

Dalam sambutannya Maruf sangat mengaspresiasi Pemprov Jabar yang telah menggulirkan program tersebut. Ia mengatakan, menghafal dan memahami Alquran adalah mulia. "Program ini sangat mulia sekali," kata Maruf.

Melalui program tersebut, Maruf berharap kepada masyarakat, agar satu anaknya bisa belajar di pesantren. Menurutnya, bila kita memiliki tiga anak, salah satunya harus dikirimkan ke pesantren.

"Kirim satu dari tiga anak kita, agar ada yang menjadi penerus ulama. Mereka calon kiyai'in, kiyai'at," ungkapnya.

Bersama Ridwan Kamil, Ma'ruf Amin Launching Satu Desa Satu HafidzFoto: Wisma Putra


Ia menjelaskan, mengamalkan Al-Quran adalah tugas utama kaum muslimin. Selain itu, tugas menjaga umat pun menjadi penting sekali.

"Menjaga dari aqidah yang rusak, banyak sekali aliran sesat, ada yang macam-macam ngaku nabi, di Jawa Timur ada yang ngaku bisa menggandakan uamg, banyak korbannya profesor, doktor bahkan sampai pengurus majelis ulama," jelasnya.

Sementara itu Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, pencanangan program satu desa satu hafidz resmi dimulai. Ia berharap program tersebut dapat berhalan dengan baik.

"Semoga anak kita lebih cerdas dari kita, anak kita lebih hafidz dan hafidzah. Jika kita hafal 5 surat, minimal anak kita hafal 30 surat," paparya.

Ia menambahkan, program tersebut dimulai yang dari satu desa satu hafidz terlebih dahulu. Dirinya berharap melalui prigram tersebut bermunculan hafidz dan hafidzah.

"Kami meminta kepada setiap kepala desa untuk mengirimkan satu hafidz terbaiknya. Mereka juga nantinya akan menjadi imam di desanya," tambahnya.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed