DetikNews
Rabu 19 September 2018, 13:01 WIB

22 Ribu Aparat Gabungan Kawal Pileg dan Pilpres di Jabar

Mukhlis Dinillah - detikNews
22 Ribu Aparat Gabungan Kawal Pileg dan Pilpres di Jabar Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto, Pangdam III/Siliwangi Mayjen Besar Harto Karyawan, dan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat memantau apel pasukan pengamanan Pileg-Pilpres 2019. (Foto: Muklis Dinillah/detikcom)
Bandung - Sebanyak 22 ribu aparat gabungan siap mengawal pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 di Jabar. Pihaknya menjamin pelaksanaan pesta demokrasi tersebut akan berjalan kondusif.

Guna memastikan kesiapan personel jelang Pileg dan Pilpres 2019, Polisi-TNI menggelar apel pasukan di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (19/9/2018).

Apel gelar pasukan dipimpin langsung Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto, Pangdam III/Siliwangi Mayjen Besar Harto Karyawan, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi.

Mereka tidak hanya mengecek kesiapan personel, tetapi juga kendaraan operasional untuk pengamanan Pileg dan Pilpres 2019.

"Intinya kami sudah siap mengawal setiap proses Pileg dan Pilpres di Jabar. Kami mengerahkan kekuatan 14.500 polisi dan Kodam 8.000 personel," kata Agung kepada wartawan.

22 Ribu Aparat Gabungan Kawal Pileg dan Pilpres di JabarApel pasukan pengamanan Pileg-Pilpres 2019 di Lapangan Gasibu Bandung. (Foto: Muklis Dinillah/detikcom)

Ia menuturkan sudah memetakan wilayah rawan selama pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019. Peta kerawanan tersebut berdasarkan pelaksanaan Pilpres 2014 silam.

"Berdasarkan hasil Pilpres lima tahun lalu, dan Pilgub, warga jabar optimis santun dan menjaga kesatuan. Untuk pola keamanan kita menyesuaikan dengan situasi di lapangan," ucap Agung.

Tidak hanya pengamanan di lapangan, polisi juga mengantisipasi cyber crime selama pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019. Pihaknya tidak segan-segan memproses hukum pelaku kejahatan digital tersebut.

"Kalau ada konten yang ujaran kebencian dan fitnah kita lakukan penyelidikan, kalau sudah ada alat bukti yang lengkap kita proses hukum," ujar Agung.




Tonton juga 'Kapolri Sebut Pengamanan Pileg Akan Lebih Ketat dari Pilpres':

[Gambas:Video 20detik]


(mud/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed