DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 11:30 WIB

Warga Banjar Jahit Bendera Merah-Putih Sepanjang 3,3 KM

Dadang Hermansyah - detikNews
Warga Banjar Jahit Bendera Merah-Putih Sepanjang 3,3 KM Bendera sepanjang 3,3 kilometer dijahit di Banjar (Foto: Dadang Hermansyah)
Banjar - Masyarakat Kota Banjar punya cara tersendiri menyambut hari kemerdekaan Indonesia. Mereka turun ke jalan untuk menjahit bendera merah putih dan membentangkannya di sepanjang jalan Kota Banjar.

Sejak pagi hari, 6.600 orang yang terdiri dari Polres Banjar, Kodim 0613 Ciamis, pelajar, unsur Forkopimda, PNS dan elemen masyarakat berkumpul di sepanjang jalan. Kain merah putih sepanjang 3,3 kilometer mereka pegang bersamaan.

Berbekal jarum kecos dan benang, ribuan orang ini mulai menjahit menyambungkan kain merah putih menjadi sebuah bendera kebangsaan Indonesia. Bendera ini diklaim menjadi yang terpanjang di Indonesia.

Setelah kain merah putih itu tersambung, lalu dibentangkan disepanjang jalan nasional Banjar. Tujuan utamanya tentu untuk menggelorakan semangat merah putih yang di wariskan para pejuang.

"Jadi penjahitan 3.300 meter kain merah putih terpanjang di Indonesia. Yang kita ketahui sekarang di Indonesia yang terpanjang 3.000 meter, jadi ini lebih 300 meter," ujar Kapolres Banjar AKBP Matrius disela kegiatan, Kamis (16/8/2018).

Menurut Matrius prosesi jahit bendera ini mengandung arti menumbuhkan kembali jiwa nasionalisme. Pesannya, perjuangan mengibarkan bendera merah putih ini tidaklah mudah.

"Perjuangan untuk membuat satu bendera ini tidak mudah, perlu diperjuangkan. Jadi para peserta dari berbagai unsur ini bisa merasakan menjahit sendiri, bagaimana sulitnya tapi hasilnya merah putih ini melambangkan gagah berani dan suci," ungkap Matrius.

Usai dijahit, bendera sepanjang 3,3 kilometer dibentangkan di Banjar (Foto: Dadang Hermansyah)
Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih menuturkan penjahitan kain merah putih ini memiliki makna spirit kebangsaan. Sebagai Bangsa Indonesia harus tetap bisa mempertahankan keutuhan kemerdekaan.

"Dahulu ibu Fatmawati istri Bung Karno menjahit bendera dengan sendiri. Kebayang perjuangan pahlawan kala itu," ucap Ade.

Menurutnya menjahit merah putih ini sebagai bentuk gotong royong. Di era milenial ini spirit perjuangan mengacu pada semangat gotong royong, dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Kebersamaan kita menjaga keutuhan bangsa harus tetap dijaga serta semangatnya semakin ditingkatkan. Dengan spirit kerja nyata prestasi bangsa," ujar Ade
(mud/mud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed