DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 11:46 WIB

Massa Sub Kontraktor PT Wika Demo Tagih Pembayaran Proyek Tol Soroja

Wisma Putra - detikNews
Massa Sub Kontraktor PT Wika Demo Tagih Pembayaran Proyek Tol Soroja Foto: Wisma Putra
Kabupaten Bandung - Puluhan karyawan PT Citra Bangun Selaras (CBS) melakukan aksi demonstrasi di exit Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja), Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pantauan detikcom, Kamis (12/7/2018) aksi demonstrasi itu dilakukan di persimpangan Jalan Al-Fathu atau akses jalan menuju exit tol Soroja. Sejumlah spanduk dibentangkan sebagai bentuk tuntutan.

Mereka menuntut PT Wijaya Karya (Wika) untuk segera menyelesaikan sisa pembayaran pekerjaan yang hingga saat ini belum dibayarkan. PT CBS merupakan sub kontraktor PT Wika dalam proyek ini.



Direktur PT CBS Eri Lesmana yang juga ikut aksi mengatakan seharusnya PT Wika menyelesaikan sisa pembayaran pekerjaan pembangunan Tol Soroja pada Bulan Agustus Tahun 2017 lalu atau sebulan sebelum jalan penghubung Kota Bandung dan Kabupaten Bandung diresmikan.

"Sampai saat ini pekerjaan kita belum diselesaikan pembayarannya. Total ada 13 (vendor) tinggal sekitar 8 vendor yang sisanya belum dibayarkan," katanya kepada wartawan.

Eri, menyayangkan hingga saat ini belum ada itikad baik yang dilakukan oleh pihak PT Wika. Padahal pihaknya sudah melakukan beberapa kali mediasi dengan PT Wika, namun hingga kini belum menemukan titik temu.

"Intinya mereka tidak ada itikad baik. Udah mendzolimi kami, besarannya kurang lebih Rp 19 miliar," ungkapnya.

Aksi demonstrasi ini dijaga ketat oleh seratus petugas keamanan gabungan antara anggota Polres Bandung dan Satpol PP Kabupaten Bandung.

Eri menyatakan apabila belum mendapatkan tanggapan dari pihak PT Wika, pihaknya akan terus melakukan aksi tersebut. "Kami akan terus melakukan aksi ini," ujarnya.

Saat aksi berlangsung, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bandung Cecep Suhendra mendatangi massa. "Ada apa ini? ada apa ini? Sudah jangan di sini, ganggu kenyamanan umum. Ayok kita audiensi di dewan," ujarnya.

Akhirnya masa digiring ke gedung DPRD Kabupaten Bandung. "Kita mau audiensi. Tujuan kita ingin menutup jalan tol, cuman menghormati juga wakil rakyat. Mudah-mudahan wakil rakyat ini bisa mendukung kami, sebagai putra daerah, mudah-mudahan ini ada titik ekuivalen, makannya aksi ini saya stop, kita mengikuti keinginan anggota dewan," jelasnya.

Sebelumnya, PT CBS juga sempat memasang spanduk yang berisikan tuntutan pembayaran. "Sampai saat ini belum ada respon," ujarnya.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed