DetikNews
Senin 18 Juni 2018, 10:26 WIB

Viral, Aksi Polisi Ibun Kabupaten Bandung Ambil Alih Mobil Mogok

Wisma Putra - detikNews
Viral, Aksi Polisi Ibun Kabupaten Bandung Ambil Alih Mobil Mogok Foto: Wisma Putra
Kabupaten Bandung - Kapolsek Ibun Iptu Asep Dedi mendadak terkenal, setelah video aksi heroiknya mengevakuasi mobil yang tidak mampu melintasi Tanjakan Patrol, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung viral di media sosial (medsos).

Video aksi heroiknya itu berhasil didokumentasikan oleh pengguna Instagram akun @chandrafebrian dan ditayangkan kembali oleh Instagram @adalahkabbandung hingga membuat banyak orang kagum melihatnya.

Dalam tayangan video berdurasi satu menit itu, lebih dari 70 ribu kali video itu dilihat, lebih dari 2.400 pengguna menyukai dan lebih dari 120 pengguna mengomentari video tersebut.

Seperti yang di lihat detikcom, Senin (18/6/2018) di Instagram @adalahkabbandung di video tersebut Dedi sapaan karibnya itu langsung mengambil alih kemudi pengguna minibus, yang kendaraannya tidak mampu menanjak karena medan yang cukup curam.

Awalnya Dedi berdiam diri di tikungan Tanjakan Patrol, mengetahui minibus bermerk Ayla berwarna hitam tidak mampu menanjak, ia langsung berlari dan menyuruh sopir minibus tersebut untuk mengangkat rem tangan agar mobil berhenti dan Dedi langsung mengambil alih kemudi.

Seperti diketahui, jalan penghubung Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut ini memiliki kontur yang berkelok dan memiliki tanjakan dan turunan yang sangat curam.

Viral, Aksi Polisi Ibun Kabupaten Bandung Ambil Alih Mobil MogokFoto: Wisma Putra

Tidak sendiri, Dedi dibantu oleh anggota gabungan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Orari, Satpol PP, Linmas, dan Saka Bhayangkara Kecamatan Ibun. Jika ada mobil yang mogok, anggota gabungan ini langsung memasang ganjal di ban belakang mobil. Ada juga yang menahan bagian belakang mobil dan Dedi mengambil alih kemudi.

Dedi mengungkapakan, rata-rata para pengguna minibus yang kendaraannya tidak naik di Tanjakan SD Patrol dikarenakan tidak mengetahui medan.

"Kenapa saya ambil alih kemudinya, karena mereka tidak tahu keadaan medan akhirnya banyak yang mogok. Untuk mengantisipasi itu, kami melakukan Cara Bertindak (CB) buka tutup dari Cukang Monteng menuju Majalaya, begitupun sebaliknya," katanya di Tanjakan Patrol.

Deri berpesan kepada para pengguna minibus saat akan melintasi tanjakan Patrol untuk tidak menyalakan AC, pasalnya, jika AC di nyalakan akan mempengaruhi pada kecepatan kendaraan.

"Mengapa saya suruh matikan AC? AC menghambat laju kendaraan dan mengapa juga saya ambil kemudi menjaga supaya tidak macet dan menjaga tidak terjadi kecelakaan lalu lintas," jelasnya.

Viral, Aksi Polisi Ibun Kabupaten Bandung Ambil Alih Mobil MogokFoto: Wisma Putra

Asep mengimbau kepada para pengguna jalan untuk mengindahkan imbauan petugas sebelum melintasi Tanjakan Patrol dan kendaraan saat menanjak tetap di gigi 1.

"Imbauannya, agar selalu mengecek keadaan kendaraan, membawa muatan tidak over load agar tidak mogok. Masyarakat jangan khawatir karena ada taksi gratis, untuk sopir yang kurang mampu silahkan hubungi petugas, dari kami akan mengganti pengemudinya," tambahnya.

Asep menambah jika jalur tersebut juga dapat digunakan sebagai jalan untuk arus balik. Namun masyakarat tetap harus berhati-hati saat melintasi jalan tersebut. "Hati-hati, ikuti imbauan, dari arah Garut kwmajalaya sudah ada beberapa papan imbauan, ikuti imbauan Insya Allah akan selamat," pungkasnya.


Taksi Gratis Polsek Ibun

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut, Polsek Ibun menyiagakan dua kendaraan mobil ranger polsek yang dijadikan sebagai angkutan taksi gratis bagi para pengguna jalan.

Para pengendara sepeda motor yang motornya tidak mampu menanjak, menurunkan penumpangnya dan barang bawaannya dinaikan ke taksi gratis Polsek Ibun. Para penumpang itu diantarkan dan diturunkan kembali di Jembatan Cukang Monteng.

"Taksi gratis kami sediakan dua kendaraan dan delapan ojek gratis juga kami sediakan untuk mengangkut para penumpang dari Tanjakan Kuburan Patrol ke Tanjakan Cukang Monteng. Penumpang dan muatannya kami bawa supaya kendaraannya bisa menanjak," pungkasnya.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed