detikNews
Kamis 15 Maret 2018, 15:51 WIB

Masuk Musim Kemarau, Pemkot Bandung Kebut Proyek Penanganan Banjir

Tri Ispranoto - detikNews
Masuk Musim Kemarau, Pemkot Bandung Kebut Proyek Penanganan Banjir Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Arif Prasetya/Foto: dok. Humas Pemkot Bandung
Bandung - Memasuki musim kemarau 2018, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung tancap gas untuk membangun infrastruktur mengantisipasi musim hujan tahun depan yang kerap terjadi banjir.

"Kalau kemarau, itu memang DPU kerjanya di situ," ujar Kepala DPU Kota Bandung Arif Prasetya kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Kamis (15/3/2018).

Dalam waktu dekat, kata Arif, pihaknya akan memulai sejumlah pekerjaan untuk membuat kolam retensi di Sirnaraga dan Gedebage. "Sirnaraga sekarang persiapan lelang, sekitar Rp 10 miliar. Kalau yang Gedebage di depan pasar induk itu masih dalam perhitungan, sekitar Rp 11-12 miliar," katanya.

Arif menjelaskan kolam retensi akan menjadi penahan atau rem air. Sehingga nantinya air tidak langsung mengalir, tapi terlebih dahulu ditampung pada kolam tersebut.

"Jadi ini fungsinya lebih pada menata air agar tidak merugikan warga," ucapnya.

Selain kolam retensi, Arif juga berencana melakukan evaluasi terhadap tol air Sungai Citepus di sepanjang Jalan Pagarsih. Sebab di RW 1, 2 dan 7 masih terjadi banjir meski tol air sudah ada sebelumnya.

Dari hasil evaluasi sementara di tiga RW tersebut harus dilakukan peninggian bibir sungai. Namun hal itu tidak akan mudah sebab kawasan tersebut sudah padat penduduk sehingga sulit meninggikan bibir sungai.

"Kita nanti coba cari celah-celah air agar tidak loncat (menyebabkan banjir) ke rumah penduduk," katanya.

Pihaknya mengakui untuk proses pengerjaan infrastruktur yang melibatkan sungai akan sedikit terhambat. Sebab sungai di Kota Bandung harus dikoordinasikan dengan BBWS Citarum dan Kementerian Pekerjaan Umum.

"Kita harus koordinasi dulu, oleh karenanya pekerjaan soal sungai ini lamban. Karena sungai di Kota Bandung bukan hanya diurus kita tapi BBWS dan PU pusat. Kita harus koordinasi dulu jangan sampai bentrok," tandas Arif.
(avi/avi)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com