DetikNews
Senin 12 Maret 2018, 10:28 WIB

Banjir Terjang 7 Kecamatan di Cirebon, Ribuan Rumah Terendam

Sudirman Wamad - detikNews
Banjir Terjang 7 Kecamatan di Cirebon, Ribuan Rumah Terendam Warga melewati jalan yang terendam banjir di Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Banjir kembali melanda Kabupaten Cirebon. Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon terendam. Ketinggian air bervariasi, yang terparah hingga mencapai 1,5 meter.

Salah satunya di Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Sebanyak 1400 rumah di Desa Wanakaya terendam banjir. Banjir di Wanakaya ini terjadi sejak Minggu (11/3/2018) kemarin, banjir sempat surut. Namun, menurut salah seorang aparat Desa Wanakaya, Toto Suharto air mulai naik kembali sekitar pukul 00.30 Senin (12/3/2018) dini hari.

"Kemarin surut, tadi malam banjir lagi. 100 persen wilayah Wanakaya terendam banjir. Total rumahnya sekitar 1400 rumah yang terendam," kata Toto saat ditemui detikcom di Blok Wanakaya, Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Pantauan di lokasi, ketinggian air di Desa Wanakaya hingga saat ini masih 1,5 meter. Sebagian air meluap hingga ke Jalan Raya. Sunan Gunungjati. Kondisi tersebut membuat arus lalulintas mengalami gangguan. Sejumlah Polantas dari Polresta Cirebon dikerahkan untuk mengatur lalulintas di Jalan Raya Sunan Gunung Jati.

Banjir yang melanda Kecamatan Gunung Jati itu, dikatakan Toto disebabkan karena meluapnya tiga sungai yang ada di Gunung Jati, yakni Sungai Condong, Bondet, dan Pekik. Selain itu, curah hujan yang tinggi menjadi faktor lainnya.

"Kemarin malam hujan terus, banjir lagi. Terus tiga sungai juga meluap," ucap Toto.

Banjir Terjang Tujuh Kecamatan di Cirebon, Ribuan Rumah TerendamBanjir merendam rumah warga di Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)

Senada disampaikan Sri Tati (50) salah seorang warga. Banjir yang merendam ribuan rumah di Desa Wanakaya terjadi sekitar pukul 01.00 pada Senin (12/32018) dini hari.

"Dari kemarin, sempat surut. Terus datang lagi. Sekitar jam satu atau setengah duaan," kata Sri.

Sri juga mengaku tak sempat menyematkan semua perabotan rumahnya. Sri dan suaminya memilih untuk tetap bertahan di rumahnya, kendati rumahnya terendam banjir.

"Barang ada yang selamat, ada yang tak selamat. Kalau ngungsi ada anak yang ngungsi, saya mah nemenin suami nunggu rumah," katanya.

Banjir kerap mampir di Desa Wanakaya. Sri berharap pemerintah memiliki solusi untuk mengatasi banjir. "Ya harapannya jangan banjir lagi, tanggul sungainya dibenerin, biar tak banjir," ucapnya.

Sementara itu, Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon Eman Sulaeman menyebutkan banjir merendam tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon, yakni Gunung Jati, Ciledug, Pasaleman, Waled, Kedawung, Plumbon, dan Tengah Tani.

"Kerugian material belum teridentifikasi. Hujan deras yang merata dan beberapa sungai di kabupaten Cirebon yang dangkal menjadi penyebabnya. Ada tujuh kecamatan yang terendam," kata Eman dalam keterangan yang diterima detikcom.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed