DetikNews
Minggu 25 Februari 2018, 23:19 WIB

Anang Tewas Dibacok Temannya Gara-gara Rebutan Air

Wisma Putra - detikNews
Anang Tewas Dibacok Temannya Gara-gara Rebutan Air Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Edi Wahyono)
Kabupaten Bandung - Ajal menjemput Anang (67). Lelaki uzur itu tewas dibacok rekannya, inisial Y (39). Rebutan sumber air untuk sawah diduga menjadi pemicu insiden maut tersebut. Korban dan pelaku bekerja sebagai petani.

Warga menemukan jasad Anang terkapar di dalam gubuk yang berlokasi di tengah lahan perkebunan jagung, Kampung Pasirpogor, RT 03 RW 11, Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/2/2018), sekitar pukul 10.10 WIB.

Kapolsek Banjaran Kompol Susianti Rahcmi menjelaskan peristiwa tersebut pertama kali diketahui Kepala Neglasari Suherman yang tengah berkebun dan mendampingi para petani. Suherman lalu mengontak polisi lantaran melihat Anang bersimbah darah akibat bacokan senjata tajam.

Polisi bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP). "Korban luka di leher, kepala, pipi, bahu dan sikut," kata Susi di Mapolsek Banjaran.

Di TKP, polisi menyita dua golok berlumuran darah. Jenazah Anang diboyong ke RS Sartika Asih Bandung guna proses autopsi.

Polisi sudah menangkap Y. "Pelaku ngumpet di semak-semak, sekitar dua ratus meter dari TKP," ucapnya.

Y mengakui perbuatan durjana membunuh korban. Apa motifnya? "Berebut sumber air untuk mengairi sawah," ujar Susi.

Dia mengungkapkan lokasi sumber air berada di dekat gubuk milik pelaku. Kejadian pembacokan, menurut pengakuan Y kepada polisi, bermula saat Anang membenarkan saluran air tersebut karena laju air untuk mengairi sawahnya mampet.

Keduanya berjumpa dan bertikai di dalam gubuk. Tiba-tiba pelaku menyerang korban menggunakan golok.

"Pelaku membacok korban," ucap Susi.

Kini pelaku mendekam di sel tahanan Mapolsek Banjaran. Polisi bakal memeriksa kejiwaan Y. "Intinya ada perselisihan dan terjadi salah paham karena sumber air," kata Susi.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed