DetikNews
Senin 13 November 2017, 13:25 WIB

Cegah Ibu-ibu Nganggur, Pemkot Bandung Luncurkan Kredit Bagja

Tri Ispranoto - detikNews
Cegah Ibu-ibu Nganggur, Pemkot Bandung Luncurkan Kredit Bagja Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat peluncuran program Kredit Bagja. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Pemkot Bandung kembali meluncurkan program pinjaman terhadap masyarakat. Kali ini program bernama Kredit Bangun Keluarga Sejahtera (Bagja) diberikan pada ibu-ibu di kewilayahan.

Peluncuran program baru tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat menghadiri acara Temu Kader Posyandu 2017 di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Senin (13/11/2017).

Dalam sambutannya pria yang akrab disapa Emil itu mengungkapkan dengan Kredit Bagja warga khususnya ibu-ibu bisa mengajukan pinjaman melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

"Saya tidak mau lihat ibu-ibu nganggur. Tidak usah ke bank (ajukan kredit), kami nanti yang datang ke rumah," ujar Emil saat peluncuran.

Sementara itu ditemui usai acara Emil berharap para kader posyandu bisa memberi pelayanan bukan hanya bagi ibu dan anak tapi lansia dan masyarakat pada umumnya. Salah satunya adalah membangun kader mandiri melalui Kredit Bagja.

Menurut Emil setiap kader posyandu selain bisa mendapatkan Kredit Bagja juga diharapkan bisa membantu mempromosikannya. Sebab posyandu saat ini sudah menjadi salah satu pos yang multifungsi.

"Nanti Kredit Bagja bisa lewat Kader PKK. Kader Posyandu yang bantu promosi," katanya.

Pria berkacamata itu menilai dengan banyaknya program bantuan kredit pada masyarakat seperti Kredit Melati, Kredit Mesra dan terbaru Kredit Bagja maka akan semakin baik.

"Syaratnya daftar saja, kita tidak mempersusah asal tercatat di PKK. Kita punya Bank tidak komersil tapi untuk masyarakat," ucap Emil.

Sekda Kota Bandung Yossi Irianto berharap 1.978 Posyandu yang ada di Kota Bandung bisa memberi kontribusi pada masyarakat salah satunya menjadi 'agen' dari Kredit Bagja.

Yossi berharap dengan pemberian kredit tersebut masyarakat dan para kader Posyandu bisa membuat peluang usaha baru yang bisa mendongkrak perekonomian bagi pribadi atau kelompok.

"Selain diberi kredit. Kita juga bekerjasama dengan sejumlah minimarket untuk membantu memasarkan apa yang diproduksi dari hasil Kredit Bagja ini," ujar Yossi.
(bbn/bbn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed