DetikNews
Senin 23 Oktober 2017, 23:18 WIB

Ini Motif Orang Tua Buang Dua Anaknya di Tasikmalaya

Deden Rahadian - detikNews
Ini Motif Orang Tua Buang Dua Anaknya di Tasikmalaya Pengurus KPAID Kabupaten Tasikmalaya merawat dua anak yang ditemukan warga di masjid. Kakak-adik ini diduga sengaja ditelantarkan oleh orangtuanya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya - Terungkap teka-teki dua anak berstatus kakak-adik yang dibuang orang tuanya di Tasikmalaya. Apa motifnya?

Reja dan Yani berurusan dengan polisi saat hendak membawa kembali sang anak, Dimas Raditya Gilang (6) dan Puspa Laksmi Dewi (4), yang telah ditelantarkan selama 10 hari. Sebelumnya, bocah lelaki dan perempuan tersebut ditemukan warga di masjid pondok pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (14/10). Saat itu warga menemukan surat wasiat dan uang total Rp 150 ribu.

Baca Juga: Bawa Surat Wasiat, 2 Anak Diduga Dibuang Ortu di Tasikmalaya

Pasangan nikah siri ini sejak 2009 menjalin hubungan tersembunyi yang menghasilkan dua anak tersebut. Selama ini mereka menyewa rumah di Tangerang. "Untuk kasus penelantaran anak ini, kita tengah memeriksa orang tuanya," kata Kasatreskrim Polresta Tasikmalaya AKP Bimo Moernanda di Mapolresta Tasikmalaya, Senin (23/10/2017).

Reja dan Yani menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polresta Tasikmalaya. Polisi masih mendalami penyelidikan terkait motifnya.

"Kita belum tahan, diperiksa dulu. Ya karena kita tidak menangkap. Ceritanya, orang tua ini datang ke Ponpes untuk jemput dua anaknya," ujar Bimo.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya mengungkap motif pasangan tersebut membuang Dimas dan Puspa. Rupanya memiliki anak hasil nikah siri melatarbelakangi perbuatan mereka.

Reja dan Yani sengaja membawa anaknya ke Pondok Pesantren Suryalaya kemudian menelantarkan dengan bekal uang Rp 150 ribu dan surat wasiat. Reja diketahui memiliki istri sah dan dua anak.

"Setelah kita gali, Yani ini istri kedua Reja. Karena ada tekanan luar biasa dari keluarga sah, Reja ambil keputusan meninggalkan dua anaknya itu di masjid," kata Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto.

Berdasarkan pertimbangan kemanusian, KPAID Kabupaten Tasikmalaya mencabut laporan polisi atas tindakanya pasangan siri tersebut. Alasannya selain tulang punggung keluarga, Raja dinilai memiliki empat anak masih kecil. Meski begitu, polisi masih menyelidiki kasus penelantaran anak ini.
(avi/avi)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed