Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Happy Five di Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 15 Agu 2017 13:58 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo memperlihatkan barang bukti narkotik jenis happy five. Foto: istimewa
Bandung - Satresnarkoba Polrestabes Bandung menggagalkan peredaran ribuan narkotik jenis happy five. Ribuan barang bukti itu diamankan dari kelompok pengedar narkoba.

Selain 6.209 butir pil happy five, polisi juga menyita 700 butir ekstasi. Seluruh barang bukti ini berasal dari lima orang pelaku yakni Zaenudin (25), Yusup Supriatna alias Boyan (25), Sandi Agustiana (26), Parman (30), dan Rizal Pauzi (27).

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menuturkan pengungkapan ini berawal saat petugas meringkus Zainudin di kawasan Cibiru Bandung pada Senin (14/8). Polisi mengembangkan penyelidikan dan meringkus para pelaku lainnya.

"Setelah dilakukan penggeledahan, dari para tersangka ini kita berhasil mengamankan barang bukti ribuan butir narkotik," kata Hendro via pesan singkat, Selasa (15/8/2017).

Menurut Hendro, para pelaku sengaja menyimpan barang haram tersebut untuk dijual kembali. Pelaku memasarkan narkoba itu ke sejumlah lokasi.

"Peredarannya di dalam dan luar Bandung. Sasarannya indekos sampai tempat hiburan," katanya.

Penyelidikan untuk peredaran narkoba di Kota Bandung terus berlanjut. Polisi masih memburu satu pelaku lainnya berjaringan dengan 5 orang yang telah ditangkap.

"Ada satu lagi berinisial M yang masih DPO (daftar pencarian orang)," ujar Hendro.

Dari pengungkapan ini, para pelaku kini telah dibui di Markas Satnarkoba Polrestabes Bandung. Kelimanya diganjar Pasal 62 Jo Pasal 60 ayat 4 dan 5 UU Nomor 5/1997 tentang Psikotropika dan Pasal 113 ayat 2 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotik dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

"Obat-obatan terlarang ini sangat berbahaya, bisa menyebabkan kematian," kata Hendro menegaskan. (bbn/bbn)