PMI Cirebon Kehabisan Stok Darah Jelang Lebaran 2017

Tri Ispranoto - detikNews
Kamis, 22 Jun 2017 15:49 WIB
Sejak awal bulan puasa ini minim penderma darah. Foto: Tri Ispranoto
Kabupaten Cirebon -
Beberapa hari menjelang Lebaran 2017, stok darah di Kabupaten Cirebon semakin menipis. Bahkan diprediksi sebelum hari Idul Fitri stok darah A, B, AB, dan O di PMI terancam habis.
Kepala Lab PMI Kabupaten Cirebon Maftukha mengatakan stok dari empat jenis darah tersebut hanya tersisa golongan B dan O hingga Kamis (22/6/2017) siang . Untuk golongan A dan AB sudah menggunakan donor pengganti keluarga.
"Untuk golongan darah B saat ini sisa 60 dan golongan darah O sisanya 25 kantong. Sedangkan kebutuhan kita perhari 25 kantong golongan darah campur," ujar Maftukha kepada detikcom di ruang kerjanya.
Menurut dia, kurangnya stok darah sudah berlangsung sejak awal bulan puasa karena minimnya donor. Seminggu menjelang Lebaran ini donor turun drastis karena kegiatan PMI mobile berkurang seiring turunnya jumlah penderma darah.
"Sementara ini donor mobile tidak ada karena instansi-instansi, sekolah, dan pabrik sudah mulai libur. Ditambah mudik. Jadi kemungkinan stok darah tiga hari ke depan habis atau sebelum lebaran habis," ucapnya.
PMI Cirebon Kehabisan Stok Darah Jelang Lebaran 2017Stok darah di PMI Kabupaten Cirebon semakin menipis. Foto: Tri Ispranoto
Ketiadaan stok darah tersebut juga berimbas pada bank darah di RS Waled, RS Mitra Plumbon, RS Sumber Waras, dan RS Permata yang berada di Kabupaten Cirebon. Sehingga para pasien yang membutuhkan darah di empat rumah sakit tersebut harus ke PMI.
Maftukha mengungkapkan, kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan. Pasalnya satu pasien biasanya membutuhkan dua hingga empat kantong darah dalam penanganan normal, sementara penanganan khusus bisa mencapai belasan kantong.
"Sedangkan satu orang pendonor itu hanya menghasilkan satu kantong. Sementara satu pasien butuhnya dua sampai empat kantung untuk keadaan normal," katanya.
Sebagai antisipasi, PMI Kabupaten Cirebon akan memaksimalkan donor dari keluarga pasien dan para sukarelawan untuk mendonorkan darahnya. Layanan siaga bagi donor dilakukan mulai pukul 8.00 WIB hingga 21.00 WIB.
"Sebenarnya puasa juga tidak apa-apa mendonor. Asalkan kondisi fit dan cukup tidur. Nanti kita kan ada cek tensi dan hemoglobin sebelum donor. Untuk pelayanan dan donor kita buka setiap hari, termasuk Lebaran juga," tutur Maftukha.


(bbn/bbn)