DetikNews
Jumat 21 April 2017, 17:58 WIB

Ringkus 10 Pengedar, Polisi Sita Sabu Senilai Rp 300 Juta

Tri Ispranoto - detikNews
Ringkus 10 Pengedar, Polisi Sita Sabu Senilai Rp 300 Juta Foto: Tri Ispranoto
Bandung - Jajaran Satres Narkoba Polresta Cirebon meringkus 10 pengedar narkoba selama kurun waktu April 2017. Dalam pengungkapan tersebut polisi menyita barang bukti sabu seberat 153 gram atau senilai Rp 300 juta.

Kapolresta Cirebon AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar melalui Kasatres Narkoba Polresta Cirebon AKP Achmad Gunawan mengatakan sepanjang April ini personelnya meringkus 10 orang pengedar sabu. Dari jumlah tersebut satu di antaranya oknum sipir, YS, dan dua orang tahanan dari Rutan Cirebon, TS dan FR.

"Oknum sipir dan dua tahanan itu adalah sindikat pengedar sabu-sabu. Mereka bertugas sebagai kurir dan pengendali dari dalam rutan," ucap Gunawan pada wartawan di Mapolresta Cirebon, Jumat (21/4/2017).

Gunawang mengungkapkan, ketiga orang tersebut merupakan pemain 'jadi' yang selama ini menjadi incaran polisi. Bahkan salah seorang tersangka, TS, sudah sering keluar masuk penjara dalam kasus narkotik. Saat ini TS masih menjalani vonis hukuman 4 tahun penjara.

Dari tangan ketiga orang itu polisi menyita barang bukti sabu-sabu seberat 153 gram atau senilai Rp 300 juta. "Di pasaran saat ini sabu-sabu pergram mencapai Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta pergram," ujar Gunawan.
Ringkus 10 Pengedar, Polisi Sita Sabu Senilai Rp 300 JutaFoto: Tri Ispranoto
Selain membekuk tiga orang tersebut, polisi juga menangkap tujuh orang lain yang kedapatan mengedarkan ganja dan obat-obatan yang hanya bisa didapatkan dari resep dokter.

"Kita mereka didapatkan ganja seberat 7,5 gram dan 2.371 butir obat-obatan jenis tramadol, trihexyphenidyl, dextro, dan zenith," kata Gunawan.

Kini para tersangka mendekam di Rutan Mapolresta Cirebon dan sebagian dititipkan di Rutan Cirebon. Polisi terus mengebut guna membereskan berkas perkara agar segera dilimpahkan ke meja hijau.

Mereka melanggar Pasal 112 ayat 1 jo 127 ayat 1, Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara. Sementara mereka yang kedapatan memiliki obat-obatan ilegal dijerat Pasal 196 jo Pasal 197 UU No 36 tentang Kesehatan yang ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.
(bbn/bbn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed