DetikNews
Jumat 21 April 2017, 13:50 WIB

Pemkot Bandung Ajak Abah Tarsa Tinggalkan Gubuk Derita

Mukhlis Dinillah - detikNews
Pemkot Bandung Ajak Abah Tarsa Tinggalkan Gubuk Derita Abah Tarsa. Foto: Mukhlis Dinillah
Bandung -

Suasana hening di gubuk derita Abah Tarsa (82) seketika pecah. Belasan orang berpakaian rapi menyambangi tempat kediamannya. Tarsa yang tengah duduk santai di gubuknya cukup terkejut dengan kedatangan mereka.

Belasan orang ini berasal dari Dinas Sosial Kota Bandung, Kecamatan Antapani, Kecamatan Kiaracondong. Perwakilan Pemkot Bandung itu sengaja datang melihat kondisi Tarsa yang ramai diperbincangkan di media sosial dan media massa.

Baca juga: Cerita Penyakit Aneh Abah Tarsa yang Huni Gubuk Derita di Bandung

Kedatangan aparatur pemerintahan ini selain menengok kondisi Tarsa, mereka juga bermaksud membujuk Tarsa untuk pindah ke rumah singgah. Pasalnya, tempat tinggalnya saat ini jauh dari kata layak.

"Saya sudah mengajak untuk pindah ke rumah singgah. Tapi Abah Tarsa tidak mau," kata Kepala Dinsos Kota Bandung Tono Rusdiantono di gubuk Tarsa, kawasan Perumahan Sweet Antapani Regency, Jalan Antapani, Kota Bandung, Jumat (21/4/2017).

Tono mengatakan keberadaan Tarsa di gubuk itu sebenarnya sudah diketahui oleh aparat kewilayahan setempat. Beberapa kali perwakilan dari Kecamatan Antapani sudah meminta Tarsa untuk pindah ke rumah singgah milik Dinsos Kota Bandung.

Pemkot Bandung Ajak Abah Tarsa Tinggalkan Gubuk DeritaFoto: Mukhlis Dinillah
Tono menuturkan, aparat kewilayahan telah mengetahui aktivitasnya Tarsa yang sehari-harinya memulung. Sesekali mereka dan warga sekitar memberikan bantuan sembako kepada Tarsa.

"Sebenarnya kami sudah tau sejak lama, kami juga sudah menangani. Tapi permasalahannya Abah Tarsa tidak mau pindah," ujarnya.

Gubuk derita Tarsa berdiri di atas tanah milik pengembang perumahan. Namun, nyatanya saat dikonfirmasi, pemilik tanah tidak pernah mengizinkan Tarsa menempati tanah tersebut.

"Kami tanya ke pengembang ternyata tidak ada izin untuk menempati tanah itu. Akhirnya kami bilang mencarikan kontrakan, tapi tidak mau juga," ucap Tono mengungkapkan.

Mau tonton lagi video dari 20detik?


Baca juga: Tinggal di Gubuk Derita, Abah Tarsa Hanya Ditemani Kucing

Melihat kondisi tersebut, Tono terus membujuk Tarsa agar pindah ke tempat hunian lebih layak. Sebab, menurut Tono, tidak mungkin membenahi gubuk yang ada sekarang di atas tanah orang lain tanpa persetujuan.

"Kami upayakan untuk pindah, karena tidak mungkin bangun tempat yang lebih layak di sana. Tanah orang soalnya," tutur Tono.
Pemkot Bandung Ajak Abah Tarsa Tinggalkan Gubuk DeritaFoto: Mukhlis Dinillah
Tarsa bersyukur perwakilan Pemkot Bandung telah datang mengunjunginya. Namun, Tarsa menolak tawaran Dinsos Kota Bandung untuk pindah ke rumah singgah.

"Abah embung pindah, tos betah didieu (saya enggak mau pindah, sudah betah di sini). Abah didieu gaduh kebon, gaduh peliharaan (saya di sini punya kebun, punya peliharaan)," kata Tarsa berbahasa Sunda.

Baca juga: Kisah Kakek di Bandung Hidup Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Derita

Tarsa ingin menghabiskan masa tuanya di lokasi tersebut. Namun, tidak dapat dipungkiri, Tarsa ingin tinggal di tempat yang lebih layak. Ia berharap gubuk yang ada saat ini dibenahi.

"Abah mah hoyong nepika maot didieu weh (saya mah pengen sampai meninggal di sini). Wios dibangun deui gubuk nu rada sae (enggak apa-apa bangun lagi yang agak bagusan di sini). Mung engke dipiwarang ngalih ku nu gaduh tanah, abah teu sawios (kalau nanti disuruh pindah sama yang punya abah enggak apa-apa)," tutur Tarsa.
(bbn/bbn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed