DetikNews
Kamis 20 April 2017, 18:13 WIB

Pedagang Cilok Pembunuh Pasutri di Bandung Divonis 14 Tahun Bui

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Pedagang Cilok Pembunuh Pasutri di Bandung Divonis 14 Tahun Bui Jufri Sahempa di ruang sidang. Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Jufri Sahempa (47), pembunuh pasangan suami istri (Pasutri) Ade Sumarna (37) dan Lina Marlina (41), divonis hukuman 14 tahun penjara. Ia terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan tersebut. Kasus ini dipicu masalah air di tempat kontrakan mereka.

Sidang putusan terhadap pedagang cilok ini dibacakan ketua Majelis Hakim Lian Sibarani di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/4/2017). Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Jufri hukuman pidana penjara selama 15 tahun.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada Jufri Sahempa selama 14 tahun," ujar Lian saat membacakan amar putusannya.

Menurut majelis hakim, terdakwa Jufri terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap pasutri Ade dan Lina. Pria tersebut melanggar Pasal 338 dan 351 ayat (1) KUHPidana tentang pembunuhan.

"Menyatakan saudara Jufri Sahempa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan," ucap Lian.

Selain itu, dalam sidang tersebut, majelis hakim membacakan hal yang memberatkan dan meringankan Jufri. Hal memberatkan, Jufri dengan sengaja merampas nyawa orang lain.

"Untuk hal yang meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, berperilaku sopan selama persidangan, belum pernah dihukum, dan memiliki tanggungan keluarga," kata Lian.

Selama persidangan, Jufri yang mengenakan rompi tahanan berwarna merah tampak tenang dengan balutan peci putih di kepalanya. Jufri mengaku pikir-pikir atas vonis yang diterimanya.

Kasus ini terjadi pada 27 November 2016 di kontrakan korban Gang Desa, Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat. Saat itu, Jufri tengah mempersiapkan dagangan ciloknya. Lantaran air tidak mengalir, Jufri menegur Ade, korban yang juga tetangganya. Keduanya tersulut emosi hingga akhirnya terlibat cekcok.

Jufri gelap mata. Ia mengambil pisau yang ada di roda dagangannya dan langsung menikam Ade sebanyak dua kali di bagian perut dan dada Ade. Usai menghabisi Ade, Jufri berlari mencari Lina hingga ke depan gang dan langsung menusukan pisau ke tubuh Lina.

Usai menghabisi nyawa pasutri itu, Jufri mendatangi Polsek Kiaracondong untuk menyerahkan diri.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed