DetikNews
Rabu 23 Desember 2015, 14:25 WIB

Ketika Eddies Adelia dan Penghuni Lapas Wanita Sukamiskin Berlenggok di Catwalk

Avitia Nurmatari - detikNews
Ketika Eddies Adelia dan Penghuni Lapas Wanita Sukamiskin Berlenggok di Catwalk Foto: Avitia Nurmatari
Bandung - Tak hanya model terlatih saja yang bisa berlenggak-lenggok di Catwalk. Rupanya, para warga binaan di Lapas Sukamiskin Wanita juga mahir berjalan di atas catwalk. Bersama artis Eddies Adelia, mereka tampil menawan dengan memakai pakaian buatan rekan-rekan sesama penghuni lapas.

Bekerjasama dengan tiga merk busana muslim lokal Bandung, mereka mendesain dan menjahit baju muslim berkelas. Satu merk, memproduksi dua pakaian hasil karya penghuni warga binaan.

Salah satu yang menjadi model catwalk adalah Jibex, narapidana kasus narkoba yang ditangkap di Bandara Hussein pada 26 Oktober 2010. Jibex tampak anggun menggunakan baju muslim berwarna cokelat susu dan tertutup jilbab.

Sementara desainer dari warga binaan salah satunya adalah Sades (33) terpidana narkoba asal Iran. Sades senang, hari-harinya di balik jerusi tak begitu terasa. Karena setiap hari ada saja karya yang Ia buat.

"Saya belajar di sini merajut, mute-mute, menjahit baju. Hobiku memang menjahit," ujar Sades yang dipenjara karena kasus narkoba sejak tahun 2009 ini.

Sades berkesempatan menjahit baju muslim dengan bimbingan pemilik merek Legan. Persiapannya, menurut Sades butuh waktu selama satu bulan.

"Dari pagi sampai malam kita sibuk. Saya keluar kamar dari jam 6 pagi sampai jam 12 itu di tempat jahit. Lalu belajar rajut, sampai tidur, capek. Tidak terasa," kata sades yang masih belum fasih berbahasa Indonesia tersebut.

Sades bercita-cita, saat 2017 masa tahanannya habis, Ia ingin segera kembali ke Iran dan berjualan pakaian. "Saya mau jualan pakaian, rajutan, bakso, rujak asinan di Iran," ungkapnya.

Sementara itu, Eddies Adelia mengaku perasaannya campur aduk saat diundang untuk menghadiri acara Puncak Peringatan Hari ini Ibu di Lapas Wanita Kelas II A Sukamiskin. Sebagai mantan penghuni Rutan Pondok Bambu, Eddies mengaku senang bisa hadir menjadi bintang tamu.

"Perasaan campur aduk, ada rasa sedih, haru, bertemu-teman-teman, karena ada beberapa yang dari Pondok Bambu dioper ke sini. Saya diminta datang untuk memberikan support, senang sekali," ungkapnya.
(avi/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed