DetikNews
Minggu 11 November 2018, 14:47 WIB

Kebakaran Hutan California: Jumlah Korban Tewas Jadi 25 orang

BBC World - detikNews
Kebakaran Hutan California: Jumlah Korban Tewas Jadi 25 orang
Jakarta -

Petugas mengatakan bahwa korban tewas akibat kebakaran hutan yang melanda California telah meningkat menjadi 25 orang.

Empat belas mayat ditemukan di dalam atau dekat kota Paradise yang hancur di utara negara bagian itu, sehingga jumlah tewas yang dikonfirmasi di sana menjadi 23 orang.

Dua orang lagi tewas di selatan, dekat Malibu.

Diperkirakan 250.000 orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka untuk menghindari dua kebakaran besar - Camp dan Woolsey - di negara bagian itu.

Sementara itu, Presiden Donald Trump membuat warga marah setelah mengatakan bahwa manajemen kehutanan yang buruk adalah penyebab dari kebakaran.

Presiden Trump sebelumnya telah menyalahkan petugas California atas kebakaran hutan yang terjadi dan mengancam akan menahan dana federal.

Dalam twitnya pada hari Sabtu, dia kembali menuduh otoritas negara bagian itu "salah urus".

https://twitter.com/realDonaldTrump/status/1061168803218948096

Evan Westrub, juru bicara Gubernur Jerry Brown, membalasnya, menyebut komentar Trump "tidak waras dan tidak berdasarkan informasi yang tepat".

"Fokus kami adalah pada warga California yang terkena dampak kebakaran ini dan petugas pemadam kebakaran yang bekerja sepanjang waktu untuk menyelamatkan nyawa dan properti," katanya.

Selebriti juga mengkritik reaksi tak simpatik Trump.

Penyanyi kelahiran California, Katy Perry menyebutnya sebagai "tanggapan yang benar-benar tanpa perasaan", sementara penyanyi-penulis lagu John Legend mengatakan Trump "tidak bisa menunjukkan empati kepada warga California yang berurusan dengan bencana yang mengerikan".

Maps showing where wildfires are active across CaliforniaBBC

Saat ini ada 16 kebakaran di California. Para petugas telah menyatakan sebagian besar California Utara beresiko, yang berarti "kebakaran ekstrim" dapat terjadi dalam 24 jam.

Wilayah ini telah bergulat dengan kebakaran hutan yang serius - termasuk yang terburuk dalam sejarah negara itu, kebakaran yang disebabkan api "Mendocino" dan "Thomas" - yang kerap muncul dan menghilang sejak tahun 2017.




(rna/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed