Alec Baldwin Diberi Tahu Pistol Properti Aman Dipakai Sebelum Insiden Terjadi

BBC Indonesia - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 18:44 WIB
Washington DC -

Senjata yang dipakai oleh Alec Baldwin di lokasi syuting, yang kemudian menewaskan seorang perempuan, diberikan kepadanya oleh seorang asisten sutradara yang mengatakan itu aman digunakan, sebut dokumen pengadilan.

Asisten sutradara yang namanya tak disebutkan ini mengaku tidak tahu senjata properti syuting tersebut ternyata berisi peluru sungguhan. Bahkan dia mengindikasikan senjata itu tak terisi dengan berteriak "cold gun!", sebut catatan tersebut.

Sinematografer Halyna Hutchins tertembak di bagian dada pada insiden yang terjadi Kamis (21/10), di lokasi syuting film Rust.

Sutradara Joel Souza, yang berdiri di belakang Hutchins, terluka.

Souza menerima perawatan pada bahunya dan kemudian diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Baca juga:

Detail investigasi polisi dirilis pada Jumat, setelah surat izin penggeledahan diajukan ke pengadilan di Santa Fe, Negara Bagian New Mexico.

Catatan itu menyebut, pakaian Baldwin dengan noda darah dibawa sebagai alat bukti bersama dengan senjata tersebut. Amunisi dan senjata properti syuting lain juga dibawa oleh polisi dari lokasi.

Aktor 63 tahun itu kemudian ditanyai oleh polisi, namun belum ada seorang pun yang didakwa atas insiden ini.

Sebelumnya, pada Jumat, Baldwin, yang membintangi dan menyutradarai film ini, berkata dia akan 'bekerja sama secara penuh' dengan Kantor Sheriff Wilayah Santa Fe.

Pada Jumat, Baldwin mengunggah cuitan yang mengatakan dia telah menghubungi suami Hutchins, anak laki-laki mereka, dan menawarkan dukungan.

"Hati saya remuk untuk suaminya, anak mereka, dan siapa saja yang mengenal dan mencintai Halyna," tulisnya.

Hutchins, 42 tahun, tewas karena tembakan di lokasi syuting film Rust saat bekerja sebagai pengarah fotografi.

"Tidak ada kata yang bisa menggambarkan rasa syok dan kesedihan saya tentang kecelakaan tragis yang mengambil nyawa Halyna Hutchins, seorang istri, ibu, dan rekan kami yang sangat dikagumi," cuitnya.

"Saya bekerja sama penuh dengan polisi untuk menginvestigasi bagaimana tragedi ini terjadi."

Hutchins diterbangkan dengan helikopter setelah insiden penembakan pada Kamis siang, namun kemudian meninggal dunia karena luka-lukanya.

Baca juga:

Menurut Los Angeles Times, belasan kru kamera Rust melakukan walk out beberapa jam sebelum tragedi itu terjadi, setelah memprotes soal kondisi bekerja di lokasi syuting.

Anggota serikat pekerja mengatakan mereka mengeluhkan tentang penginapan. Sebelumnya, mereka dijanjikan tinggal di kamar hotel di Santa Fe selama syuting,

Namun ketika proses pengambilan gambar dimulai, mereka harus berkendara sekitar 80 kilometer dari Alburquerque setiap pagi untuk ke lokasi.

Sementara itu, BBC mendapatkan dokumen yang mengatakan siapa saja anggota kru yang seharusnya hadir di lokasi hari itu.

Dalam dokumen tersebut, terdapat nama kepala persenjataan anggota kru yang bertanggung jawab untuk memeriksa semua senjata properti.

Dia berusia dua puluhan dan baru-baru ini diserahi untuk melakukan tugas itu untuk pertama kalinya.

An aerial view of the film set on Bonanza Creek Ranch

Insiden penembakan fatal ini terjadi di lokasi syuting film Rust di New Mexico (Reuters)

Senjata properti yang dipakai Baldwin itu berisi 'peluru tajam' atau "live single round", menurut sebuah e-mail yang dikirimkan oleh International Alliance of Theatrical Stage Employees kepada anggotanya, lapor Variety.

Juru bicara Alec Baldwin, yang paling dikenal sebagai Jack Donaghy dalam serial komedi 30 Rock dan penampilannya sebagai tiruan Donald Trump di acara sketsa Saturday Night Live, mengatakan insiden ini melibatkan senjata properti berisi peluru kosong dan salah tembak.

Polisi berusaha mencari tahu tipe proyektil apa dan bagaimana peluru itu bisa ditembakkan dari senjata properti.

Juru bicara kantor jaksa penuntut distrik lokal berkata kepada BBC News, investigasi kasus ini masih 'dalam tahap awal'.

"Saat ini, kami masih belum tahu apakah akan ada tuntutan hukum," kata jaksa penuntut Mary Carmack-Altwies.

Alec Balwin

Alec Baldwin adalah produser sekaligus berperan sebagai salah satu tokoh dalam film Rust tersebut (Getty Images)

Surat kabar lokal, The Santa Fe New Mexican, melaporkan aktor berusia 68 tahun itu terlihat di luar kantor polisi setempat pada Kamis (21/10) dalam kondisi berurai air mata.

Merujuk pada situs pribadinya, Hutchins berasal dari Ukraina dan dibesarkan di pangkalan militer Soviet di Arktika.

Ia belajar jurnalisme di Kiev, Ukraina. Selain itu, ia juga belajar film di Los Angeles, AS.

Ia dinobatkan sebagai "bintang baru" oleh majalah American Cinematographer pada 2019.

Dia adalah direktur fotografi untuk film aksi Archenemy yang dibuat tahun 2020 dan disutradarai oleh Adam Egypt Mortimer.

"Saya sangat sedih kehilangan Halyna. Dan sangat marah karena ini bisa terjadi di lokasi syuting," kata Mortimer dalam cuitan di Twitter.

Dalam sebuah pernyataan di majalah Variety, International Cinematographer's Guild mengatakan kematian Hutchins adalah "berita yang menghancurkan" dan "kehilangan yang mengerikan".

Polisi mengatakan deputi sheriff dikirim ke Bonanza Creek Ranch sekitar pukul 13.50 waktu setempat, setelah menerima panggilan darurat tentang insiden penembakan di lokasi syuting.

Baldwin adalah produser film tersebut, sekaligus berperan sebagai seorang penjahat yang cucunya yang berusia 13 tahun dihukum karena pembunuhan tidak disengaja.

Polisi berkata, seorang deputi sheriff dikirim ke Bonanza Creek Ranch, lokasi syuting film yang populer, sekitar pukul 13.50 waktu setempat pada Kamis, setelah menerima panggilan darurat.

Insiden seperti ini di lokasi syuting sangat jarang terjadi, namun bukannya tidak pernah terjadi sama sekali.

Senjata betulan kerap digunakan dalam pengambilan gambar, dan diisi dengan peluru kosong katrid yang menghasilkan kilatan dan ledakan tanpa mengeluarkan proyektil.

Pada 1993, Brandon Lee, anak laki-laki bintang bela diri Bruce Lee, meninggal dunia di set film setelah tak sengaja tertembak senjata properti saat syuting adegan kematian dalam The Crow. Sebuah set peluru putar salah dimasukkan ke dalam senjata itu.

Menanggapi pemberitaan pada Kamis, saudara perempuan Brandon Lee, Shannon, mencuit: "Hati kami tertuju pada keluarga Halyna Hutchins dan Joel Souza dan semua yang terlibat dalam insiden di film 'Rust'. Tidak seorang pun yang seharusnya terbunuh oleh senjata di lokasi syuting. Titik."

(nvc/nvc)