Afghanistan Tak Lagi Keluarkan Plat Kendaraan Angka 39, Ini Alasannya

BBC Indonesia - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 17:51 WIB
Warga di Afghanistan tak ada yang mau punya nomor plat 39. Angka ini dikaitkan dengan seorang mucikari dan aktivitas industri seks bawah tanah. (Reuters).
Jakarta -

Dinas lalu lintas dan angkutan jalan raya di Afghanistan memutuskan untuk tidak lagi mengeluarkan plat nomor kendaraan yang memuat angka 39 karena angka ini memiliki konotasi negatif.

Dua angka ini sangat dihindari, bahkan warga rela untuk menyogok petugas di dinas lalu lintas untuk tidak mendapatkan nomor kendaraan yang mengandung angka 39.

Gara-garanya, 39 "punya kaitan erat dengan mucikari dan industri seks".

Keputusan untuk tidak lagi mengeluarkan plat nomor kendaraan berisi angka 39 dijelaskan oleh Wakil Presiden Amrullah Saleh melalui tulisan di Facebook.

Ia mengatakan peraturan pemerintah soal plat nomor 39 ini akan dikeluarkan pekan ini. Diharapkan, kata Wapres Saleh, plat nomor ini "tidak akan lagi menjadi sumber korupsi".

"Angka [39] akan dihapus dari sistem plat nomor kendaraan. Ada laporan, warga sampai harus membayar US$300 untuk tidak mendapatkan angka tersebut," kata Wapres Saleh.

Angka 39 dianggap angka sial karena di masa lalu ada seorang mucikari kenamaan di kota Herat yang dengan nomor kendaraan 39. Laporan lain menyebutkan ia tinggal di rumah dengan nomor 39.

Kota Kabul

Mobil dengan plat nomor 39 sangat sulit untuk dijual. Bahkan, harga harus didiskon hingga 50%, kata seorang penjual mobil di Kabul. (BBC)

Sekarang ini, warga yang punya plat nomor 39 dianggap punya kaitan dengan industri seks bawah tanah.

Di negara mayoritas Muslim seperti Afghanistan, dianggap punya kaitan dengan industri seks adalah hal yang sangat memalukan.

Ini membuat warga sampai harus menyogok petugas untuk tidak mendapat plat nomor kendaraan yang mengandung angka 39.

"Di kantor dinas lalu lintas petugas akan bertanya kepada Anda apakah ingin nomor 39 atau tidak," kata Hakim, penjual kendaraan di ibu kota Kabul kepada kantor berita AFP.

"Jika kita menjawab tidak, mereka lantas minta uang suap," kata Hakim.

Ia juga mengatakan mobil bekas yang punya plat nomor 39 susah sekali dijual.

"Tahun lalu, saya terpaksa membanting harga untuk bisa menjual dua mobil gara-gara punya plat nomor yang punya nomor 39," katanya.

Wartawan BBC Charles Haviland mengatakan angka 39 sangat dihindari di Afghanistan.

"Jika rumah Anda atau nomor telepon mengandung angka 39, besar kemungkinan Anda tidak bahagia," kata Haviland, wartawan yang lama meliput di Afghanistan.

(ita/ita)