Gegara Foto, Keluarga di Inggris Kembali Bertemu Kerabat dari Australia

BBC Indonesia - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 08:40 WIB
Jakarta -

Satu foto yang ditemukan di toko barang bekas di Australia telah ditelusuri kembali pemiliknya melalui satu keluarga dari Inggris.

Hasil jepretan hitam-putih tertanggal "1952, Luton" ditemukan dalam dompet yang dibeli di Capalaba di pinggiran Brisbane oleh pasangan Peter Hughes, Lalen.

Gillian Keenan dari Luton, Inggris, mengenali ayahnya berada di dalam foto, setelah hasil jepretan ini dibagikan melalui grup Facebook Luton.

Foto tersebut menunjukkan ayah Keenan, Reginald Flethcer, di hari pernikahannya bersama mertua laki-laki dan seorang paman.

Ayah Keenan saat ini berusia 90 tahun dan masih tinggal di Luton.

"Dia sangat senang melihat foto ini dan kami kembali masuk ke dalam jalan kenangan," kata dia.

Pakaian yang dikenakan, kata Flethcer kepada Keenan, berasal dari "penjahit 50-bob" di dalam kota - harganya sekitar Pound 2,50 dalam nilai uang hari ini, tidak memperhitungkan inflasi.

Foto yang ditemukan di toko barang bekas ini sebenarnya milik Bibi Keenan, Sally.

Setelah mengetahui foto yang hilang itu diunggah dalam Facebook, ia kemudian membagi foto formal pernikahan yang lebih lengkap untuk menguatkan cerita tersebut.

Dalam foto formal pernikahan ini, terdapat Sally Hayden. Namun, sebagian tubuhnya terhalang. Sally telah pindah ke Australia dengan suaminya, beberapa bulan setelah hari pernikahan Reg Flethcer.

Belakangan ini, keluarga Haydens pindah rumah dan diperkirakan dompet itu berada di antara barang-barang lainnya dan berakhir di toko barang bekas.

Keenan mengatakan, meskipun dia tetap berhubungan dengan Sally Hayden, ini sungguh "luar biasa" dapat berbicara dengan sepupunya, Ross, untuk pertama kali sejak foto tersebut ditemukan.

Peter Ashley, 58 tahun, yang tinggal di Capalaba, mengunggah foto yang hilang di Facebook setelah rekannya, Lalen menemukannya dalam sebuah dompet.

Dia mengatakan saat itu "sangat terkejut dan sangat tertarik" terhadap tiga orang laki-laki dalam sebuah foto lawas.

"Saya membalik foto tersebut dan melihat tulisan Luton dan berpikir, foto ini pasti berasal dari Inggris," kata Hughes.

Dia kemudian mempostingnya melalui Facebook dan seseorang dari Bedfordshire menambahkan foto tersebut ke dalam grup Facebook Luton.

"Sangat terharu, ketika saya melihat foto ini. Ini adalah foto asli. Sekarang, seseorang muncul dari kejauhan, dan itu adalah perasaan yang sangat menyenangkan."

(ita/ita)