Mengapa Foto Pemandangan Ini Bisa Merusak Ponsel Android?

BBC Indonesia - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 15:01 WIB
Jakarta -

Sejumlah pengguna gawai Android melaporkan di media sosial bahwa gawainya rusak setelah mengubah wallpaper di perangkat tersebut dengan foto pemandangan indah.

Sekilas foto tersebut nampak seperti potret pemandangan biasa yang memperlihatkan keindahan alam dengan danau dan bukit di kala matahari terbenam dengan semburat warna jingganya.

Namun foto itu bisa berubah menjadi petaka jika dijadikan sebagai wallpaper.

Beberapa merk gawai terdampak, termasuk Samsung dan Google Pixel.

Gambar ini menyebabkan layar mati dan nyala secara terus menerus. Di beberapa gawai lain, mengharuskan penggunanya menghapus data dan mengembalikan posisi smartphone ke setingan pabrik (factory reset).

BBC tidak merekomendasikan Anda untuk mencobanya.

Samsung akan melakukan pembaruan pemeliharaan pada 11 Juni mendatang, sedangkan BBC telah menghubungi Google untuk meminta komentar terkait hal ini, namun belum mendapat tanggapan.

Cuitan tentang mengenai masalah ini telah viral dan disukai dan dicuit ulang oleh ribuan orang, dengan beberapa orang di antaranya melaporkan ponsel mereka terdampak.

https://twitter.com/UniverseIce/status/1266943909499826176?s=20

Wartawan teknologi Bogdan Petrovan mengatakan gangguan ini tidak merusak ponsel Huawei 20 Pro miliknya, namun membuat gawai Google Pixel 2 miliknya tak berfungsi.

"Setelah mengatur gambar misterius ini menjadi wallpaper, ponsel tiba-tiba rusak. Saya berusaha untuk menghidupkannya kembali, tapi layar terus saja nyala dan mati, membuatnya sulit untuk memasukkan kode keamanan di layar," ujarnya.

Menyalakan ulang perangkat dalam mode aman (dengan menahan tombol volume) tidak menyelesaikan masalah. "

Tampaknya gangguan ini mempengaruhi beberapa, tetapi tidak semua perangkat yang menjalankan versi terbaru sistem operasi Android, yakni Android 10.

Acara peluncuran Android 11 dijadwalkan berlangsung minggu ini tetapi telah ditunda.

Belum ada alasan resmi yang diberikan terkait hal ini tetapi pengembang Dylan Roussel, yang menulis di 9to5Google mencuit sebuah teori di akun Twitternya.

Ken Munro dan Dave Lodge dari perusahaan keamanan mitra Pen Test juga menganalisisnya untuk BBC.

"Karena kualitas foto digital meningkat, ponsel perlu memeriksa apa 'ruang warna' gambar agar bisa menampilkannya dengan benar," kata mereka.

"Begitulah cara ponsel tahu cara menampilkan warna hijau yang tepat, misalnya.

"Ada berbagai cara untuk mendefinisikan ruang warna. Beberapa ruang memiliki kegunaan khusus dalam desain grafis, jadi kadang-kadang Anda akan melihat gambar yang bukan dalam format 'Standar RGB'. Juga dimungkinkan secara sengaja membuat gambar yang memiliki lebih banyak informasi warna yang bisa ditangani oleh beberapa perangkat.

"Apa yang terjadi di sini adalah cara beberapa telepon menangani kasus ini dengan tidak tepat.

"Telepon rusak karena tidak tahu cara menghadapinya dengan benar, dan pengembang perangkat lunak mungkin tidak menganggap ini mungkin terjadi."

(ita/ita)