detikNews
Minggu 21 April 2019, 04:30 WIB

Kiprah Generasi Muda yang Bergerak Mengatasi Perubahan Iklim

BBC Karangan Khas - detikNews
Kiprah Generasi Muda yang Bergerak Mengatasi Perubahan Iklim Ilustrasi demo terkait perubahan iklim (Getty Images)
Jakarta - school strike(Getty Images) Aksi mogok sekolah demi perubahan iklim baru-baru ini menunjukkan bagaimanagenarasi muda menjadi bersemangat untuk mengatasi perubahan iklim.

Pemanasan global, dan pengaruhnya terhadap iklim, adalah salah satu masalah paling mendesak yang dihadapi dunia saat ini.

Ini adalah metaproblem alias hal yang memperburuk sebagian besar masalah lain - dari kenaikan permukaan laut, hilangnya sumber daya alam hingga meningkatnya konflik, kemiskinan, dan ketidaksetaraan gender.

Meskipun ada banyak tulisan mengenai betapa mendesaknya upaya pengurangan emisi gas rumah kaca, mengeluarkan karbon dari udara, dan mendesain ulang sistem sosial-lingkungan kita menuju cara-cara baru dalam melakukan bisnis, sebagian besar pembuat keputusan dari konsumen individu hingga pemimpin dunia sangat lambat mengambil tindakan.

Yang tampaknya kurang adalah pemahaman dan konsensus mengenai teknologi dan praktik yang bisa diterapkan untuk menyelesaikan krisis gas rumah kaca yang terus berkembang di atmosfer Bumi.

Namun, generasi muda kelihatannya memahami bahwa memang ada solusi untuk masalah iklim global ini.

"Krisis iklim telah dipecahkan. Kami sudah memiliki semua fakta dan solusi. Yang harus kita lakukan adalah bangun dan berubah," kata calon penerima Hadiah Nobel Greta Thunberg dalam pidatonya di TED 2018.

Retorikanya yang berani, tegas, dan penuh informasi telah mengilhami gerakan global mogok sekolah untuk mendukung perbaikan iklim yang digelar para pelajar di berbagai belahan dunia. Gerakan ini disebut #FridaysForFuture.

Pada 15 Maret 2019, 1,5 juta anak muda dan pendukung mereka turun ke jalan, beraksi di 2.052 lokasi yang tersebar di 123 negara.

Selagi mereka melakukan aksi untuk masa depan yang mereka inginkan, perdebatan tanpa akhir tentang berbagai teknologi untuk menghentikan kenaikan suhu telah menunda perubahan yang diperlukan.

Hutan(Getty Images) Hutan yang tersisa di dunia harus dilindungi, karena mereka menjadi sangat vital untuk menyerap karbon

Solusi masalah iklim sudah ada dan banyak tersedia.

Sejatinya tidak ada halangan teknologi atau ekonomi; tapi kurangnya kemauan dan kepemimpinan untuk bergerak lebih jauh dan lebih cepat dari permintaan generasi mendatang.

Saya memimpin tim peneliti dari seluruh dunia, dan bersama-sama kita memetakan, membuat model, dan merinci solusi paling berpengaruh di dunia untuk mencoba dan membalikkan pemanasan global.

Penelitian kami di Project Drawdown menunjukkan bahwa ada teknologi dan praktik yang lebih baik untuk pembangkit listrik, transportasi, bangunan, industri, sistem pangan, penggunaan lahan, dan konsumsi berlebihan.

Solusi masalah iklim tersedia untuk negara, kota, bisnis, investor, pemilik rumah, sehingga konsumen dapat beralih ke sistem yang menguntungkan semua.

Ini sudah terjadi di seluruh dunia melalui solusi yang mempromosikan keadilan sosial, persamaan, dan pembangunan ekonomi, sambil memulihkan siklus karbon alami planet ini.

Pada generasi yang lebih muda inilah kita akan menemukan inspirasi dan keberanian untuk perubahan ini.

Solusi berlimpah, baik yang terbukti secara ilmiah dan layak secara finansial. Solusi-solusi ini adalah intervensi yang dapat mengubah cara dunia melakukan bisnis.

Ekonomi global didasarkan pada model pertumbuhan ekstraktif dan eksploitatif, memuntahkan gas rumah kaca ke atmosfer melalui pembakaran bahan bakar fosil, konversi lahan, dan konsumsi segala sesuatu dengan berlebihan - tetapi ekonomi tidak perlu demikian.

Opsi energi terbarukan, seperti panel surya, kincir angin, dan pembangkit panas bumi, dapat menghasilkan energi bersih dan listrik yang berlimpah. Ini penting karena produksi listrik saat ini menyumbang sekitar 25% dari emisi global.

Dengan teknologi tepat guna seperti penyimpanan energi dan fleksibilitas jaringan, sistem energi terbarukan dapat sepenuhnya menggantikan batubara, minyak, dan pembangkit listrik berbahan bakar gas.

Sejumlah besar pilihan tersedia dalam memindahkan orang dan barang dari titik A ke titik B dengan cara yang mengurangi atau menghindari pembakaran bahan bakar fosil dari knalpot.

Kendaraan hibrida atau listrik adalah pilihan yang baik untuk perjalanan jarak menengah atau lebih jauh. Adapun bersepeda, menggunakan transportasi umum, atau berjalan kaki adalah pilihan yang lebih baik untuk emisi dan kesehatan manusia bagi kehidupan sehari-hari banyak orang.

stroberi(Getty Images) Sebagai konsumen, kita harus lebih bertanggung jawab tentang bagaimana aksi kita berdampak pada bumi - termasuk bagaimana makanan kita didistribusikan, dan bagaimana itu diproses

Dengan mengurangi limbah makanan dan bergerak menuju pola makan nabati yang sehat, semua emisi dan energi ekstra yang terkait dengan produksi, pengolahan, pengemasan, distribusi, pemasakan, dan penguraian makanan yang tidak dimakan atau dikonsumsi berlebihan dapat dihindari, sambil juga menyediakan kebutuhan untuk populasi yang membutuhkan.

Ini adalah beberapa keputusan paling berdampak yang dapat dilakukan setiap individu setiap hari untuk membantu menyelesaikan krisis iklim.

Daripada menebangi hutan dan merusak lahan gambut untuk memasok nafsu makan kita yang besar terhadap daging, kayu, dan energi, melindungi ekosistem dapat melindungi, memperluas, dan menciptakan penyerap karbon baru.

Mengadopsi praktik regeneratif pada lahan pertanian saat ini, padang rumput, dan lahan rusak dapat memulihkan kesehatan dan kesuburan tanah, meningkatkan hasil, dan menyediakan bahan-bahan yang berlimpah tanpa merusak sistem alam.

Secara bersama-sama, penerapan praktik regeneratif untuk pertanian dan manajemen ternak, mengadopsi pola makan kaya sayuran, dan mengurangi limbah makanan, lahan pertanian yang ada saat ini dapat menghasilkan cukup makanan untuk memberi makan populasi dunia yang tumbuh, dari sekarang hingga 2050 dan seterusnya.

Mengambil tindakan untuk mengubah sistem pangan dari hulu hingga hilir dapat mencegah penebangan hutan untuk produksi pangan.

Lahan pertanian yang ada saat ini cukup untuk menghasilkan biomassa guna memasok bahan baku untuk bahan lain seperti bioplastik atau beton alternatif.

Namun, untuk mencapai semua ini, setiap individu harus membuat keputusan yang berbeda setiap hari untuk menentukan apa yang diproduksi, dibeli, dan dikonsumsi.

Keputusan ini mungkin sulit bagi sebagian orang, tetapi ketika hasilnya membantu menyelesaikan pemanasan global, kerawanan pangan, kesehatan manusia, dan penggundulan hutan, keputusan itu tidak perlu dipikir-pikir lagi.

Dengan manfaat berlapis yang cukup, atau 'win-win-win-win', menerapkan solusi masalah iklim menjadi masuk akal.

tenaga surya(Getty Images) Energi yang tidak menyebabkan polusi, seperti tenaga surya, bisa menggantikan energi fosil - jika kita bersedia mengubah cara kita mendapatkan energi

Intervensi ini perlu dipercepat dengan tingkat kecepatan yang jauh lebih lekas. Kaum muda sadar akan hal ini, mungkin karena itu adalah satu-satunya masa depan yang layak diperjuangkan.

Bersama dengan kaum miskin, perempuan, dan masyarakat adat di dunia, generasi muda akan mengalami dampak terburuk dari perubahan iklim jika tidak ada yang dilakukan; atau terlalu sedikit yang lambat dilakukan.

Bertindak sekarang sangat penting untuk semua orang dan semua yang ada di planet ini; Namun, sebagai prinsip yang memotivasi, memastikan bahwa generasi masa depan dapat hidup sehat, hidup yang bermakna harus menjadi prioritas utama umat manusia.

Seperti Greta Thunberg, Lauren Howland tidak sabar menunggu orang dewasa untuk menyelesaikannya.

Lauren, seorang perempuan berusia 23 tahun dari Bangsa Apache Jicarilla, adalah salah satu pendiri Dewan Pemuda Masyarakat Adat Internasional (IIYC), yang menerima Penghargaan Hak Asasi Manusia Robert F Kennedy pada tahun 2018 untuk kelanjutan kerjanya dalam masalah lingkungan.

Sebuah suara untuk masyarakat adat muda di seluruh dunia, Howland mengatakan: "Orang-orang muda lebih terhubung dan selaras satu sama lain dan planet ini pada zaman sekarang daripada masa lain dalam keberadaan manusia.

"Kami menyadari bahwa kami sedang berjuang untuk menyelamatkan umat manusia dari kepunahan, dan kami membutuhkan pembuat kebijakan di planet ini untuk secara kolektif menyadari hal ini juga. Di sinilah, iklim berubah.

"Kami membutuhkan kebijakan iklim diterapkan dan diberlakukan di seluruh dunia sekarang, yang mencakup solusi yang sudah kami terapkan di komunitas lokal kami sendiri."

Orang-orang muda lainnya bergabung memberi solusi, secara aktif melakukan inovasi yang berpotensi mengubah yang sudah-sudah.

Aron Claeys, seorang wirausahawan muda otodidak yang berbasis di Antwerp, Belgia, bekerja pada pengembangan solusi nanoteknologi untuk bahan yang berkelanjutan dengan tujuan "membalikkan pemanasan global, meningkatkan kesehatan, efisiensi energi dan kualitas hidup, sambil memulihkan biosfer planet".

Dia dan timnya telah memasarkan produk-produk yang dapat menggandakan masa pakai tekstil, kulit, dan alas kaki ke industri mode, yang dapat mencapai 10% dari gas rumah kaca global.

Dia sekarang sedang mengerjakan pengembangan bahan bangunan yang mampu membersihkan sendiri, memurnikan udara, dan menangkap karbon.

Pemanasan global(Getty Images)

Krisis yang kita semua hadapi bersama adalah awal untuk membawa orang-orang muda ke dalam percakapan. Menciptakan masa depan yang kita semua inginkan membutuhkan generasi yang lebih tua dan yang lebih muda untuk bekerja bersama untuk perubahan yang kita butuhkan.

Orang-orang muda ingin berperan untuk ambil bagian. Orang tua yang memegang tampuk kekuasaan politik, ekonomi, dan intelektual saat ini harus mendengarkan suara-suara perubahan ini, mendukung gagasan dan inovasi baru, dan memikirkan kembali asumsi tentang cara dunia bekerja, karena dunia tidak akan menjadi milik kita selamanya.

Tidak ada diskusi tentang masa depan generasi muda kita tanpa mereka duduk di meja yang sama.

"Tidaklah cukup untuk mempersiapkan kaum muda pada akhirnya mengambil peran yang Anda [orang dewasa] pegang saat ini. Kaum muda siap untuk memberi dampak seperti kita sekarang. Kami membutuhkan orang-orang di atas kami untuk membimbing kami sekarang, sehingga kami tidak perlu menunggu untuk mendapatkan pekerjaan Anda; sehingga ketika kita berada di posisi Anda, kita bisa menjadi lebih sukses," kata Silas Swanson, seorang mahasiswa tahun kedua di Universitas Columbia dalam panel pemuda di acara 'Drawdown Learn' Omega Institute yang diadakan tahun lalu di Rhinebeck, New York.

Silas membangunkan saya akan kebenaran ini, dan kami telah berhubungan sejak itu.

Setiap ilmuwan, pembuat kebijakan, insinyur, arsitek, arsitek, perencana kota, investor, pelaku bisnis, aktivis, ahli ekonomi, pemerhati lingkungan, pemimpin pemikiran, dan setiap profesional lain yang berminat akan iklim harus menyisihkan waktu mereka untuk membimbing setidaknya satu orang muda. Lima akan lebih baik, dan sepadan dengan usaha.

Mentoring tidak hanya mengajar di ruang kelas atau menawarkan saran selama jam kantor. Ini tentang komitmen untuk memberi dan belajar dari orang lain; untuk melakukan apa pun yang dapat dilakukan untuk mendukung, memberdayakan, dan mengangkat orang lain untuk mencapai potensi penuh mereka. Tidak memakan biaya terlalu banyak waktu, dan imbalan potensial tidak terhitung.

Masyarakat miskin(Getty Images) Masyarakat miskin akan menerima dampak perubahan iklim yang lebih buruk

Greta Thunberg menggerakkan legiun muda penyelenggara pemogokan iklim di seluruh dunia yang membangunkan orang-orang akan kebutuhan akan perubahan. Ada banyak suara muda tanpa tanda jasa lainnya di seluruh dunia yang bekerja untuk menciptakan masa depan yang mereka butuhkan. Kita generasi yang lebih tua harus melihat kepada remaja untuk inspirasi, motivasi, dan keberanian.

Daripada mencari keberanian untuk "melawan" perubahan iklim, kita perlu menemukan keberanian untuk melihat solusi yang masuk akal tepat di depan kita. Para pemuda masa kini dapat membantu kita semua menemukan jalan, dan bersama-sama kita dapat menciptakan masa depan yang kita inginkan.

Chad Frischmann adalah wakil presiden dan peneliti utama dari Project Drawdown, sebuah organisasi yang berusaha menemukan cara-cara komunitas global dapat membantu mengurangi dan membalikkan dampak perubahan iklim. Dia juga seorang mentor yang bersedia mengajar, dengan dua tempat terbuka.

Short presentational grey lineBBC

Versi bahasa Inggris dari artikel ini bisa Anda simak, The young minds solving climate change di laman BBC Future




(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed