DetikNews
Jumat 19 Juli 2013, 22:14 WIB

Jepang setujui uji perdana sel dari tubuh pasien

- detikNews
Indonesia - BBC - \"stem

Sel punca dapat dikembangkan menjadi berbagai bagian tubuh termasuk tulang dan kulit. Pemerintah Jepang menyetujui percobaan perdana pengembangan sel punca yang dihasilkan dari tubuh pasien sendiri. Sel punca dapat dikembangkan menjadi berbagai bagian tubuh -seperti saraf, tulang dan kulit- dan disebut-sebut sebagai masa depan kedokteran. Para peneliti di Jepang akan menggunakan sel ini untuk mengobati kebutaan yang terkait dengan usia. Pengumuman itu digambarkan sebagai \"kemajuan besar\" untuk penelitian di lapangan. Sebelumnya telah banyak uji coba yang memakai sel punca yang diambil dari embrio manusia. Tetapi ada kontroversi terkait masalah etik dan ada risiko sel itu tidak cocok dengan sel pasien. Namun pada 2012 lalu, satu peneliti Jepang, Profesor Shinya Yamanaka berhasil merekayasa sel yang diambil dari sample kulit pasien dewasa untuk menjadi keadaan sel punca. Profesor Yamanaka mendapat hadiah Nobel di bidang kedokteran atau fisiologi untuk temuannya ini.

Menyembuhkan kebutaan?<\/h2> Menteri Kesehatan Jepang, Norihisa Tamura, mengatakan sel punca kini dapat diujikan kepada pasien. Pengujian yang dilakukan oleh Riken Center for Developmental Biology dan institut riset biomedis dan inovasi rumah sakit di Kobe. Pada tahap awal, sedikitnya enam pasien akan menerima transplantasi sel punca untuk melihat apakah sel itu bisa memperbaiki penglihatan mereka yang telah rusak. Profesor Chris Mason, ahli pengobatan regeneratif dari University College London mengatakan: \"Ini bukan hal baru, tapi jelas suatu kemajuan yang besar. \"Ada dua keuntungan di sini. Pertama, sel itu berasal dari tubuh pasien sendiri, jadi risiko terjadinya penolakan oleh tubuh pasien sangat kecil. Kedua, ada pertimbangan yang bersifat etik, yaitu tidak perlu mengambil sel punca dari embrio.


(bbc/bbc)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed