Target Jateng di MTQ Nasional 2026: Sukses Jadi Tuan Rumah-Raih Prestasi
Bangun Indonesia

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Target Jateng di MTQ Nasional 2026: Sukses Jadi Tuan Rumah-Raih Prestasi

Nada Herwando
Rabu, 02 Sep 2026 12:57 WIB
Target Jateng di MTQ Nasional 2026: Sukses Jadi Tuan Rumah-Raih Prestasi
Foto: Pemprov Jateng
Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membersamai peserta Pelatihan Peningkatan Kompetensi Calon Peserta MTQ Nasional XXXI di Asrama Haji Transit Manyaran, Kota Semarang, Rabu (2/9/2026). Bersamaan dengan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan sukses sebagai tuan rumah sekaligus sukses meraih prestasi.

"Kita ini sebagai tuan rumah harus berhasil. Tetapi jangan penyelenggaraannya saja yang berhasil, kafilahnya juga harus berhasil. Itu baru jagoan," kata Luthfi dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2026).

Luthfi meminta para kafilah memanfaatkan masa pelatihan untuk mematangkan kemampuan, mental, dan kesiapan bertanding. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki modal besar untuk meraih prestasi. Selain jumlah penduduk muslim yang besar, provinsi ini memiliki banyak masjid, musala, serta hafiz dan hafizah.

Ia meminta peserta memaksimalkan waktu pelatihan, karena keberhasilan tidak bisa didapat dengan instan, tetapi dipersiapkan melalui latihan.

"Keberhasilan suatu kegiatan itu dari latihannya. Porsinya 70 persen latihan, yang 30 persen pelaksanaan. Perhatikan segala arahan dari para pelatih. Betul-betul kita hayati, tidak hanya menjadi pengalaman untuk diri sendiri, tetapi juga pengalaman untuk masa yang akan datang," ujar Luthfi.

Koordinator Pelatih Kafilah Jawa Tengah Sofyan Hadi Musa mengatakan pelatihan telah memasuki periode keenam.

"Fokus utamanya simulasi bagaimana tampil di MTQ, kemudian dinilai dan diberikan masukan supaya tidak ada kekurangan, apalagi kesalahan ketika tampil," kata Sofyan.

Selain kemampuan teknis, pelatihan diarahkan untuk memperkuat mental peserta agar mampu tampil tenang dan konsisten di hadapan dewan hakim. Sebanyak 67 anggota kafilah mengikuti pelatihan tersebut, terdiri atas 56 peserta inti dan 11 peserta cadangan. Mereka didampingi 13 pelatih nasional dan 13 pelatih lokal.

Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum LPTQ Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turut meminta peserta menumbuhkan kepercayaan diri. Kemampuan teknis yang telah dikuasai harus ditunjang kesiapan menghadapi tekanan saat perlombaan.

Simak juga Video 'Menag Pamer Indeks Kerukunan Beragama di RI Tertinggi Sepanjang Sejarah':

(ega/ega)

Berita selengkapnya tentang Kunjungi

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini