Ahmad Luthfi Bawa Jateng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi
Bangun Indonesia

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Ahmad Luthfi Bawa Jateng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi

Hana Nushratu Uzma
Jumat, 05 Jun 2026 08:42 WIB
Pemprov Jateng menerima penghargaan sebagai salah satu pemerintah daerah (pemda) berprestasi untuk kategori Pengendalian Inflasi Terbaik.
Foto: Pemprov Jateng
Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menerima penghargaan sebagai salah satu pemerintah daerah (pemda) berprestasi untuk kategori Pengendalian Inflasi Terbaik. Berdampingan dengan Provinsi Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) ini diterima langsung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam acara Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 di Yogyakarta Marriott Yogyakarta.

Luthfi menyatakan penghargaan tersebut melecut asa baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di wilayahnya. Sebab, pemprov tidak dapat berdiri sendiri tanpa keterlibatan bupati-wali kota, bahkan sampai pemerintah desa.

Pengendalian inflasi, kata dia, sangatlah penting agar kebutuhan dan daya beli masyarakat tercukupi. Baik dalam hal ketersediaan bahan pokok penting maupun keterjangkauan harga.

Oleh karena itu, kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pemerintah kabupaten/kota (pemkab/pemkot), pemerintah desa, hingga perbankan perlu dilakukan, agar distribusi bahan pokok penting sampai kepada konsumen dengan baik.

"Misalnya bawang merah kita distribusikan, cabai bisa kita distribusikan, sehingga keterjangkauan ini menjadi penting, sehingga inflasi bisa kita tekan," ungkap Luthfi, dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).

Luthfi menambahkan prestasi yang telah dicapai saat ini, akan terus dipertahankan dan ditingkatkan dengan melibatkan seluruh komponen dan potensi masyarakat yang ada.

Selain Pemprov Jateng, beberapa pemkab/pemkot juga mendapatkan penghargaan. Di antaranya Kota Semarang yang menajdi terbaik III tingkat kota untuk kategori Penurunan Stunting. Selanjutnya Kabupaten Sukoharjo terbaik II tingkat kabupaten kategori Pengendalian Inflasi.

Kemudian ada Kota Magelang yang menjadi terbaik I dan Kota Surakarta terbaik II tingkat kota untuk kategori Penurunan Tingkat Pengangguran.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan Apresiasi Pemerintah Daerah pada gelombang pertama ini memiliki empat kategori. Dari setiap kategori penilaian yang dilakukan dewan juri, menghasilkan nilai akhir dengan selisih yang tipis.

Apresiasi Pemerintah Daerah ini memang dilakukan untuk menilai kinerja setiap pemda, sekaligus menjadi pemicu agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebagai tambahan, maka diberikan insentif kepada pemda yang berprestasi.

"Masih banyak kepala daerah yang memiliki kinerja baik dan membawa daerahnya meraih prestasi," kata Tito.

Menurut Tito, penghargaan yang diberikan kepada pemda bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga upaya menghadirkan lebih banyak contoh kepemimpinan yang berhasil menjawab kebutuhan masyarakat.

"Sebetulnya banyak sekali kepala daerah yang memiliki kinerja dan prestasi yang bagus. Ini perlu diangkat. Perlu diangkat bahwa banyak pemimpin-pemimpin yang juga bagus," kata Tito.

Tito menjelaskan pemerintah sengaja menggelar apresiasi berbasis regional agar setiap daerah memiliki kesempatan yang lebih setara untuk bersaing.

Dengan skema tersebut, daerah yang memiliki kapasitas fiskal lebih kecil tetap dapat menunjukkan inovasi dan capaian terbaiknya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI (Menko Polkam) Djamari Chaniago menilai capaian para daerah penerima penghargaan menunjukkan kemajuan yang relatif merata.

Menurut Djamari, selisih nilai antar pemenang tidak terpaut jauh. Djamari mengingatkan penghargaan tersebut bukan garis akhir, melainkan titik awal untuk mempertahankan dan meningkatkan berbagai capaian yang telah diraih. (akd/ega)

Berita selengkapnya tentang Kunjungi
Berita Terkait