Pemprov Jateng Sambut Pemudik Lebaran 2026, Ini yang Disiapkan
Bangun Indonesia

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Pemprov Jateng Sambut Pemudik Lebaran 2026, Ini yang Disiapkan

Aan Abdau Rizal
Senin, 16 Mar 2026 14:59 WIB
Ilustrasi pemudik
Foto: dok. Pemprov Jateng
Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut antusiasme para pemudik Lebaran 2026 dari berbagai daerah yang menuju wilayahnya. Tradisi mudik dinilai bukan hanya menjadi momen untuk bersilaturahmi dengan keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian daerah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut kedatangan para pemudik. Persiapan tersebut mencakup infrastruktur hingga dukungan bagi pelaku usaha di daerah tujuan mudik.

"Makanya kami sudah siapkan infrastruktur, hotel-hotel, bahkan sampai UMKM di tempat-tempat strategi, dan kampung-kampung tujuan mudik," kata Lutfi, dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).

Jawa Tengah memang menjadi salah satu wilayah dengan tujuan mudik terbesar setiap tahunnya. Selain itu, provinsi ini juga menjadi jalur perlintasan utama bagi pemudik dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat menuju Jawa Timur, maupun sebaliknya.

Karena itu, Luthfi berharap pergerakan masyarakat saat mudik dapat mendorong perputaran uang dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota hingga tingkat desa untuk menyambut para pemudik. Ia menilai momentum mudik harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah.

"Jadi kebutuhan dasar pemudik terlayani, termasuk pemudik di tempat-tempat tertentu silakan belanjakan uang sakunya di Jawa Tengah, khususnya di UMKM," jelasnya.

Selain menjadi tujuan mudik, Jawa Tengah juga kerap menjadi titik lelah bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh. Karena itu, Luthfi mengimbau pemudik memanfaatkan berbagai fasilitas istirahat yang tersedia di wilayahnya.

"Silakan istirahat dan tidur di penginapan yang ada di Jawa Tengah," tambahnya.

Pada periode mudik dan arus balik tahun ini, diperkirakan sekitar 17 juta orang akan masuk dan melintas di wilayah Jawa Tengah. Sebagian di antaranya memiliki kampung halaman di provinsi tersebut, sementara lainnya hanya melintas menuju daerah lain seperti Jawa Timur.

Dalam program Mudik Lebaran 2026, Pemprov Jawa Tengah bersama 35 kabupaten/kota, BUMD, dan berbagai instansi juga memberangkatkan ratusan armada bus untuk memfasilitasi masyarakat pulang kampung.

Total terdapat 348 armada bus yang disiapkan. Sebanyak 325 unit bus diberangkatkan dari Jakarta dengan jumlah pemudik mencapai 16.186 orang, sementara 23 unit bus lainnya berangkat dari Bandung dengan membawa 1.133 pemudik.

Selain transportasi darat, program mudik gratis juga tersedia melalui moda kereta api. Rencananya, keberangkatan kereta akan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah pada Selasa (17/3/2026) dengan total kuota sekitar 1.288 kursi.

Simak juga Video 'Jalur Limbangan Garut Macet Polisi Berlakukan One Way':

(prf/ega)

Berita selengkapnya tentang Kunjungi
Berita Terkait