Taj Yasin Beri Beasiswa ke 5 Anak Panti Asuhan Kasih Mesra di Demak
Bangun Indonesia

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Taj Yasin Beri Beasiswa ke 5 Anak Panti Asuhan Kasih Mesra di Demak

Inkana Izatifiqa R. Putri
Selasa, 10 Mar 2026 09:07 WIB
Pemprov Jateng
Foto: dok. Pemprov Jateng
Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak Panti Asuhan Kasih Mesra di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Hal ini pun disambut antusias oleh para penerima beasiswa tersebut.

Wajah Aulia Putri, salah seorang dari lima penerima beasiswa, pun nampak berbinar saat Taj Yasin berkunjung ke Panti Asuhan Kasih Mesra, kemarin. Bukan hanya karena kedatangan pejabat, tapi juga karena mimpi besarnya untuk berkuliah di perguruan tinggi akan segera terwujud.

Bagi Aulia, impian untuk menempuh pendidikan tinggi selama ini hanya ada dalam angan. Sebagai anak panti, kuliah bukan hal yang mudah untuk diwujudkan.

Aulia mengatakan berencana mengambil fakultas olahraga atau ekonomi. Siswa SMKN 1 Demak ini ingin menggeluti ilmu olahraga karena dia merupakan atlet gulat yang menorehkan prestasi di tingkat provinsi.

"Saya pernah Juara 2 Popda tingkat provinsi," kata Aulia dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Aulia dan penerima beasiswa lainnya pun berterima kasih atas tawaran beasiswa tersebut. "Terima kasih Pak Wagub dan Ibu," ungkapnya.

Di sisi lain, salah seorang anak panti lainnya, Kanaya juga berterima kasih atas kunjungan Gus Yasin ke Panti Kasih Mesra.

"Terima kasih atas kunjungannya ke panti kami. Terima kasih Pak Wagub karena sudah membantu mewujudkan impian dan cita cita kami," katanya.

Bangkitkan Semangat Pendidikan Anak Panti

Adapun sebelumnya, tawaran beasiswa disampaikan Taj Yasin usai momen duet pemain hadrah Kasih Mesra dengan Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin, yang turut serta dalam kunjungan.

"Ada yang kelas XII? Mau kuliah atau tidak?," tanya Taj Yasin.

Sontak, pertanyaan itu dijawab serentak oleh empat anak yang memainkan hadrah dan dua anak lain yang berbaris di halaman. "Mau, mau," ujar mereka antusias.

"Tolong dicatat ya, nanti kita upayakan anak-anak ini bisa kuliah," kata Taj Yasin.

Taj Yasin mengatakan meskipun dalam keterbatasan, anak panti tidak boleh berkecil hati. Ia pun mencontohkan sosok Nabi Muhammad SAW, manusia paling mulia, sudah diuji dengan ketiadaan sang ayah sejak dalam kandungan. Di usia belum baligh, Nabi Muhammad harus kehilangan sang ibunda.

"Adik-adik semua harus memiliki semangat belajar yang tinggi," paparnya.

Pada kesempatan itu, Taj Yasin bersama istri juga berbuka bersama dengan anak-anak panti. Mereka berdialog dengan hangat.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jateng, Imam Maskur mengatakan para anak panti semuanya mendapatkan fasilitas pendidikan, baik sekolah negeri maupun swasta. Mereka juga memperoleh tambahan keterampilan yang bermanfaat saat dewasa.

"Kalau panti putri diajarkan menjahit atau laundry dari Baznas. Sehingga bisa mandiri saat sudah dewasa," pungkasnya

Sebagai informasi, panti asuhan ini merupakan pelayanan sosial di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Terdapat 80 anak yang menghuni panti asuhan ini. Mereka berasal dari Kabupaten Demak dan sekitarnya, dengan rentang usia sekolah, SD, SMP, dan SMA/SMK.

Lihat juga Video Mendiktisaintek Beri Beasiswa untuk Dosen Gegara Lulus Doktor Baru 25%

(prf/ega)

Berita selengkapnya tentang Kunjungi
Berita Terkait