Perbaikan Jalan Semarang-Godong Dikebut, Target Siap Dilintasi H-7 Lebaran
Bangun Indonesia

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Perbaikan Jalan Semarang-Godong Dikebut, Target Siap Dilintasi H-7 Lebaran

Shalli Irda
Senin, 02 Mar 2026 10:17 WIB
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memantau perbaikan jalan Semarang-Godong.
Foto: dok. Pemprov Jateng
Jakarta - Perbaikan ruas jalan Semarang-Godong yang terputus akibat tanggul Sungai Tuntang jebol di Grobogan terus dikebut. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan jalur sepanjang 60 meter itu bisa dilalui kembali H-7 Lebaran untuk mendukung arus mudik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengecek langsung progres perbaikan di Desa Tinanding, Kecamatan Godong. Ia ingin memastikan pekerjaan perbaikan tanggul dan jalan rampung sesuai target.

Pantauan di lokasi menunjukkan tanggul yang jebol sudah ditutup dan menunggu material mengeras, sementara perbaikan jalan masih pada tahap pengerasan dasar. Meski sempat terkendala rembesan air dari Sungai Tuntang, pengerjaan tetap dilanjutkan agar jalur segera bisa difungsikan.

"Ini selesai H-7 Lebaran ya. Diakali, yang penting sudah keras dan bisa dilewati. Setelah sini selesai langsung geser ke jalan kabupaten yang jadi jalur alternatif," kata Luthfi dalam keterangan tertulis, Senin (2/3/2026).

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi dan memberi arahan langsung kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah.

Kepala DPUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengatakan perbaikan dilakukan siang-malam. Saat ini progres penanganan sudah sekitar 75 persen.

"Mudah-mudahan target kita dua minggu ini dapat terselesaikan. Jadi nanti sebelum Lebaran sudah bisa kita buka lagi untuk aktivitas lalu lintas ataupun pergerakan dari Purwodadi sampai ke Semarang atau sebaliknya," katanya.

Henggar menjelaskan awalnya penanganan jalan putus direncanakan memakai jembatan armco dan materialnya sudah tiba di lokasi. Namun setelah evaluasi, ditemukan ada badan jalan lain yang konstruksinya sudah bergeser sehingga perlu dibongkar dan dibangun ulang.

"Total panjangnya ada 60 meter (badan jalan) yang kita nyatakan hilang. Armco tidak jadi dipasang, tapi dilakukan penanganan permanen dengan pengecoran beton bertulang," jelasnya.

Diketahui, tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Godong, Grobogan, jebol pada 16 Februari 2026. Kejadian itu membuat ruas jalan Semarang-Godong KM 35 terputus total, sementara luapan air sempat menggenangi wilayah sekitar.

Sebelumnya, Ahmad Luthfi juga telah meminta Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana mempercepat penutupan tanggul jebol. Ia turut mengusulkan agar normalisasi Sungai Tuntang segera dilakukan untuk mengurangi risiko kejadian serupa.

Simak juga Video Pramono Minta Jalan Rusak Segera Diperbaiki: Tak Bisa Tunggu Hujan Berhenti

(prf/ega)

Berita selengkapnya tentang Kunjungi
Berita Terkait