DetikNews
Senin 23 Juli 2018, 14:30 WIB

Suami Bunuh Istri karena Berhubungan dengan Pacar Lama Lewat FB

Australia Plus ABC - detikNews
Suami Bunuh Istri karena Berhubungan dengan Pacar Lama Lewat FB Anne Rogers ditemukan tewas di rumah di Milperra di Sydney Barat Daya. (Supplied: Facebook)
Sydney -

Seorang pria di Sydney membunuh istrinya menggunakan bantal setelah sang istri berhubungan kembali dengan pacar lamanya lewat Facebook.

Warren Francis Rogers sedang diadili atas dakwaan pembunuhan terhadap istrinya Anne (61 tahun) di rumah mereka di Sydney tanggal 12 September 2016.

Dalam persidangan hari Senin (23/7/2018), pihak penuntut Nanette Williams menjelaskan dalam sidang di Mahkamah Agung NSW di Sydney bahwa Rogers yang berusia 68 tahun membungkam mulut istrinya dengan bantal di kamar mereka.

Ini dilakukan setelah Rogers menemukan istrinya saling berkirim email dengan mantan pacarnya lewat Facebook.

Penuntut mengatakan hubungan Anne Rogers yang terus menerus dengan mantan pacarnya itu menimbulkan keributan, dan di bulan Juli 2016, Rogers meminta istrinya untuk meninggalkan rumah keluarga.

"Saat itu, mereka kadang bertengkar di depan orang lain." katanya.

Penuntut mengatakan bahwa Anne Rogers merasa tidak bahagia dalam hidupnya sebelum meninggal, dan di bulan Agustus sempat masuk rumah sakit setelah usaha melakukan bunuh diri.

Keluarga itu sudah menikah selama 40 tahun dan memiliki dua anak yang sudah dewasa.

Setelah membunuh istrinya dengan bantal, Warren Rogers kemudian berusaha melakukan bunuh diri dengan memotong persendian tangannya dan masuk ke dalam bak kamar mandi.

Dia ditemukan polisi setelah anggota keluarga melapor karena Anne Rogers tidak hadir ke acara pesta ulang tahun.

Kepada petugas ambulans, Rogers mengatakan bahwa istrinya berada di kamar atas dan dia membunuhnya karena dia berselingkuh dengan orang lain.

Dalam persidangan ini, menurut pihak penuntut, Rogers mengaku tidak bersalah melakukan pembunuhan, namun mengaku bersalah dengan tuduhan lebih ringan menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Pihak penuntut masih belum memutuskan apakah menerima pernyataan tersebut.

Sidang akan dilakukan selama empat minggu.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed