DetikNews
Rabu 23 Mei 2018, 10:45 WIB

Jerat Satwa Lain, Pemasangan Jaring Hiu Dianggap Memalukan

Australia Plus ABC - detikNews
Jerat Satwa Lain, Pemasangan Jaring Hiu Dianggap Memalukan
New South Wales -

Data ujicoba jaring hiu yang kontroversial di perairan utara New South Wales (NSW) Australia menunjukkan dari 420 hewan laut yang tertangkap, hanya 11 yang merupakan spesies sasaran.

Data ujicoba ini baru saja dirilis oleh Departemen Industri Primer.

Dalam kurun waktu lima bulan sejak jaring hiu modifikasi diujicobakan pada November lalu, hanya dua ekor hiu dari 145 hewan yang tertangkap.

Untuk periode yang sama, ada 11 ekor hiu yang berhasil ditangkap oleh drum pintar yang dipasang di wilayah tersebut.

Peselancar setempat, Don Munro, berkampanye bagi pemasangan jaring tersebut menyusul terjadinya serangan hiu di wilayah itu yang memicu perdebatan mengenai cara mengatasinya.

Dia kini merasakan perubahan sikap masyarakat akibat besarnya jumlah hewan bukan target yang ikut terjaring.

"Jelas saat ini dukungan terhadap pemasangan jaring hiu sudah tidak sama seperti dulu," kata Munro.

"Semua orang mengkhawatirkan hewan lain yang ikut tertangkap di jaring itu."

"Kami mendukung pemasangan jaring itu tapi kami tidak punya pembatas drum yang terbukti efektif. Makanya kami tidak lagi mempertimbangkan pemasangan jaring tersebut."

Lima jaring dipasang di perairan Lennox dan Evans Head selama dua kali ujicoba sepanjang musim panas dan musim semi tahun 2016-2017 dan 2017-2018.

Di antara hewan yang ikut tertangkap di jaring hiu dan didapati mati adalah delapan ekor lumba-lumba, sembilan kura-kura, 34 hiu martil besar yang dilindungi dan lebih dari 100 ekor ubur-ubur.

Kontraktor untuk Departemen Industri Primer (DPI
Kontraktor untuk Departemen Industri Primer (DPI) bertanggung jawab memasang, memelihara dan menyingkirkan jaring hiu dari 5 lokasi di pesisir utara NSW sebagai bagian dari uji coba metode ini di negara bagian tersebut. (Supplied: Department of Primary Industries)


Populasi lumba-lumba terancam

Wakil Walikota Ballina, Keith Williams, menyebut data ini memalukan.

"Sekumpulan lumba-lumba hidung botol di Richmond River itu terdiri dari 60 ekor," katanya.

"Selama dua kali ujicoba jaring hiu dilakukan, kita telah membunuh delapan ekor lumba-lumba."

"Kita telah menghancurkan populasi satwa lokal. Hal itu membuat saya malu," katanya.

"Saya pikir datanya sudah sangat jelas. Pembatas drum jauh lebih efektif dalam menangkap hiu yang menjadi sasaran daripada metode lainnya. Jaring ini justru tidak berfungsi."

Pemerintah New South Wales mengatakan akan berkonsultasi dengan ilmuwan dan masyarakat sebelum membuat keputusan tentang strategi mitigasi hiu di masa depan.

Survei online tentang pemasangan jaring ikan hiu ditutup pada Rabu malam.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed