DetikNews
Senin 05 Februari 2018, 10:36 WIB

Perangkat Komunikasi Ala Steven Hawkings Kini Tersedia di Australia

Australia Plus ABC - detikNews
Perangkat Komunikasi Ala Steven Hawkings Kini Tersedia di Australia
New South Wales -

Dean Walsh berusia 32 dan selama lima tahun terakhir ini dia belum bisa berjalan, makan atau bahkan berbicara.

Kondisi yang dialami Dean Walsh disebabkan oleh cedera otak yang diderita saat ia terlibat dalam sebuah kecelakaan mobil di dekat kota asalnya, Leeton di selatan New South Wales.

Kristal Ashcroft telah menjadi perawat Dean sejak hari ia dipulangkan dari rumah sakit setelah kecelakaan pada tahun 2012. Dia adalah satu dari 10 perawat yang memberikan perawatan konstan untuknya.

"Sulit untuk tidak mengetahui apa yang dia inginkan, Anda tahu, karena Anda ingin memberikan kualitas hidup sebaik mungkin," kata Ashcroft.

"Tapi dengan dia tidak berbicara, itu sulit - Anda tidak tahu apa yang dia inginkan.

Teknologi baru menawarkan harapan

Tapi sekarang sebuah perangkat yang dapat dikenakan yang disebut NeuroNode telah menawarkan keluarga Dean dan perawatnya secercah harapan bahwa komunikasi mereka dengan Dean bukan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan.

NeuroNode ditanamkan di dalam kulit Dean dan mencatat dorongan listrik saat dia mencoba menggerakkan otot dan berbagi dengan tablet.

Artinya ketika Dean mengajukan pertanyaan, dia bisa mencoba menggerakkan otot untuk menunjukkan 'ya', yang kemudian akan disampaikan sebagai bip melalui tablet.

Ayahnya, Brian Walsh, sangat terkejut dengan hasilnya.

"Mungkin itu memang tidak seberapa bagi beberapa orang tapi bagi kami itu sangat besar," kata Walsh. "Ini sangat besar.

"Dean menyukai alat ini, dia melepaskan lengannya dan bunyi bipnya. Pada saat itu, sepertinya hidup itu baik untuknya.

"Memang bukan kondisi sebagaimana dia dahulu, tapi ini suatu kabar baik."

Brian Walsh, ayah Dean.
Brian Walsh, ayah Dean. (ABC News)

Walsh sangat terkesan dengan NeuroNode, dia membayar $ 34.000 atau sekitar Rp362 juta dari kocek pribadinya untuk menyumbangkan dua perangkat tersebut ke rumah sakit Liverpool dan Westmead.

"Jika kita bisa membantu satu atau dua orang, itu sudah cukup bagi saya," katanya.

"Tapi saya percaya perangkat ini mampu membantu lebih dari satu atau dua orang."

Perangkat bisa jadi pengubah hidup seseorang

Dr Mary-Clare Waugh, seorang spesialis rehabilitasi dari Rumah Sakit Anak-anak Westmead, mengatakan bahwa dia sangat senang dengan kemungkinan yang ditawarkan NeuroNode kepada pasien.

"Ini benar-benar menarik, untuk bisa menggunakan sesuatu yang baru dan teknologi secanggih seperti ini, dan sangat kecil juga," kata Dr Waugh.

"Untuk dapat berkomunikasi dengan anak-anak yang dilahirkan dalam keadaan koma, mengikuti cedera otak mereka, atau membiarkan anak-anak yang memiliki cerebral palsy parah dapat berbicara kepada kita itu [luar biasa].

"Saya berharap hal itu akan membuat perbedaan besar bagi anak-anak yang kita sayangi."

NeuroNode
NeuroNode, yang ditemukan oleh Peter Ford. (ABC News)

NeuroNode adalah karya inovasi Peter Ford, yang merupakan pendiri Control Bionics. Perangkat ini telah diuji coba pada fisikawan Steven Hawking dan sedang digunakan untuk membantu veteran perang AS yang mengalami masalah dalam berkomunikasi.

"Kami tidak bergantung pada gerakan otot," Ford menjelaskan.

"Kami mengandalkan sinyal listrik di dalam otot, dan menjadi lebih mudah membuat sinyal.

"Hal yang luar biasa adalah penampilan wajah seseorang pada saat pertama kali mereka memberi isyarat karena mereka mungkin diberitahu bahwa mereka akan dikunci selama sisa hidup mereka.

"Mereka jadi melihat kemungkinan hidup mereka berubah."

Mungkin hanya bunyi bip sederhana tapi bagi Dean Walsh itu membuat semua perbedaan.

"Anda harus menerima bahwa Dean tidak dapat kembali bekerja di pertanian lagi, tapi ini adalah perangkat yang bisa membantu timbunan sampah."

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed