DetikNews
Rabu 20 September 2017, 12:18 WIB

Seorang Ibu di Victoria Koma Setelah Terserang Flu Saat Hamil

Australia Plus ABC - detikNews
Seorang Ibu di Victoria Koma Setelah Terserang Flu Saat Hamil
Victoria -

Menteri Kesehatan Victoria meminta vaksin flu gratis tersedia lebih luas setelah seorang wanita masih dalam keadaan koma setelah tertular influenza saat mengandung.

Sebuah halaman pengumpulan dana daring telah dibuat untuk Sarah Hawthorn yang berasal dari Cobram, utara Victoria, yang masih dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Alfred di Melbourne.

"Saat masa akhir kehamilan Sarah tertular flu," demikian tertulis di halaman itu.

"Akibatnya, bayi laki-lakinya yang cakep lahir lebih dulu dari rencana dan setelah kelahiran itu Sarah jatuh dan masih dalam kondisi kritis."

Menteri Kesehatan Victoria Jill Hennessy mengatakan musim flu tahun ini cukup berat.

"Saya tidak bisa membayangkan seperti apa bagi keluarga yang suatu hari ada ibu hamil yang sehat dan hari berikutnya punya pasien yang koma di rumah sakit," kata Hennessy.

"Saya pikir kita semua merasakan kesedihan yang teramat mendalam dan simpati pada keluarganya dan ini juga menunjukkan tanda lain dari musim flu yang mengerikan.

"Kita sedang melihat beberapa akibat yang sangat mengerikan dan tragis dari musim flu tahun ini."

Hennessy mengatakan ia telah berbicara dengan pihak pemerintah federal untuk membuat vaksin flu gratis untuk lebih banyak orang.

Di bawah Program Imunisasi Nasional, mereka yang berhak untuk vaksin flu gratis termasuk orang berusia 65 tahun dan lebih, semua orang Aborijin dan Torres Strait Islander dan mereka yang menderita kondisi kesehatan kronis.

"Kami telah membuat permintaan kepada pemerintah Persemakmuran agar mereka melihat lagi ketentuan tentang vaksin flu gratis, terutama untuk anak-anak," kata Hennessy.

"Apa yang telah kita lihat dari ketegangan tersendiri oleh flu ini, tidak hanya orang lanjut usia dan lemah yang rentan, tapi kita juga melihatnya pada yang muda dan sehat.

"Kami sangat senang melihat vaksinasi flu gratis untuk semua orang.

"Kami mengerti ini langkah yang sangat mahal bagi Persemakmuran, jadi jika mereka tidak dalam posisi melakukan itu, menyediakan vaksin flu gratis bagi anak-anak dan bayi adalah sesuatu yang kita dorong."

Dia juga mengatakan vaksin tahun ini tidak terlalu efektif melawan sejumlah serangan virus dan perlu dikaji oleh otoritas kesehatan.

Rosie Anderson dalam pakaian bela diri
Foto Rosie Andersen (8 tahun) yang meninggal karena flu pada 15 September 2017. (Gofundme)


Tekanan untuk vaksin lebih kuat

Menteri Kesehatan Federal Greg Hunt telah meminta Kepala Urusan Medis Brendan Murphy untuk melihat jalan untuk memperkuat program vaksinasi, termasuk untuk bicara dengan produsen untuk membuat vaksin yang lebih kuat.

"Tahun ini kami menyediakan lebih dari 4,5 juta dosis vaksin influensa secara gratis untuk orang Australia," kata juru bicara untuk Hunt.

"Dengan vaksinasi flu tersedia paling murah 11 dollar, semua orang Australia didorong untuk bicara dengan dokter mereka untuk mendapat suntikan setiap tahun."

Victoria, New South Wales dan Queensland mengalami musim flu terburuk dalam tahun-tahun terakhir.

Sejauh ini ada 13.000 kasus flu di Victoria tahun ini — mendekati dua kali angka pada periode yang sama tahun lalu.

Rosie Andersen meninggal di sebuah rumah sakit di pinggiran timur Melbourne pekan lalu.

Bulan lalu delapan orang meninggal karena wabah flu di sebuah fasilitas panti jompo St John's Retirement Village di timur laut Victoria.

Diterjemahkan oleh Alfred Ginting dari ABC News.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed