DetikNews
Rabu 08 Februari 2017, 12:18 WIB

Gaji Direktur Australia Post Lebih Tinggi dari Perdana Menteri

Australia Plus ABC - detikNews
Gaji Direktur Australia Post Lebih Tinggi dari Perdana Menteri
Jakarta -

Menurut laporan terbaru yang diungkapkan Komite Senat di Australia, para eksekutif senior Australia Post mendapat gaji lebih dari AUD$1 juta (sekitar Rp 10 miliar) per tahun, dengan direktur pelaksananya Ahmed Farhour menerima gaji total $ 5.6 juta.

Ketua komite Senat Senator James Paterson mengatakan dari dokumen yang dikeluarkan hari Selasa (7/2/2017) menunjukkan bahwa direktur pelaksana Australia Post Ahmed Fahour menerima gaji $ 4,4 juta dan bonus $ 1,2 juta tahun lalu, sehingga secara total yang diterima adalah $ 5,6 juta.

Gaji ini 10 kali lipat lebih tinggi dari yang diterima oleh Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull yang berpengasilan $ 507.338.

Dokumen yang tidak menyebutkan nama-nama staf Australia Post mengungkapkan bahwa lima eksekutif senior lainnya menerima gaji antara $ 1,3 juta sampai $ 1,8 juta setahun, dan seorang lainnya mendapat dana pensiun $ 380 ribu.

Komite ini telah meminta Australia Post memberikan rincian gaji yang diterima tahun lalu, namun Australia Post yang dimiliki oleh pemerintah ini setuju untuk memberikan tapi tidak untuk dipublikasikan.

Australia Post dalam jawabannya bulan Januari mengatakan tidak ada alasan bagi kepentingan publik agar mereka mengetahui jumlah gaji yang diterima para eksekutif Australia Post.

"Australia Post dan (atau) para individunya bisa menjadi sasaran perhatian media yang tidak perlu." kata juru bicara Australia Post.

"Ini bisa berpengaruh buruk bagi merek dagang Australia Post yang sekarang beroperasi di pasar yang kompetitif, dan bisa memberikan dampak buruk bagi usaha dan keuntungan di masa depan."

Seharusnya tak Ditutup-tutupi

Senator Paterson mengatakan kepada ABC bahwa Fahour mantan direktur eksekutif NAB dan Citigroup merupakan pegawai negeri yang mendapat bayaran tertinggi di Australia dan gajinya tidak seharusnya ditutup-tutupi.

"Perusahaan Australia yang go public sesuai peraturan harus mengungkapkan gaji yang diterima eksekutif senior." kata Paterson.

"Kita mengharapkan keterbukaan ini juga sama dari perusahaan milik pemerintah yang selama bertahun-tahun mendapat perlindungan monopoli oleh pemerintah."

Senator Paterson menulis kepada Australia Post hari Selasa mengatakan tidak ada alasan kuat untuk tidak mengungkapkan daftar gaji ini ke publik.

"Komite berpandangan bahwa Australia Post harus mempertimbangkan cara untuk meningkatkan keterbukaan dalam soal operasi dan pengeluaran." kata Paterson.

"Khusunya, komite melihat bahwa NBN Co - satu badan usaha milik pemerintah lainnya - mengungkapkan informasi mengenai gaji yang diteriima eksekutifnya dalam laporan tahunan."

Australia Post menghentikan laporan mengenai gaji eksekutif setelah laporan tahunan 2014-2015.

BUMN milik pemerintah ini melaporkan adanya keuntungan $ 36 juta di tahun 2015-2016 setelah mengalami kerugian $ 222 di tahun sebelumya.

Australia Post mengurangi karyawan besar-besaran di tahun 2015 karena menurunnya pengiriman surat di Australia.

Australia Post sudah dihubungi oleh ABC untuk memberikan komentar.

Diterjemahkan pukul 10:30 AEST 8/2/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini




(nwk/nwk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed