DetikNews
Kamis 17 Maret 2016, 15:39 WIB

Polisi Tuduh Sosok Mafia Berada di Balik Kematian Pengacara di Melbourne

Australia Plus ABC - detikNews
Polisi Tuduh Sosok Mafia Berada di Balik Kematian Pengacara di Melbourne Foto: Australia Plus ABC
Jakarta -

Pengusaha yang diduga terkait dengan mafia, Antonio 'Tony' Madafferi, dituduh oleh polisi sebagai sosok yang menawarkan hadiah 200 ribu dollar (sekitar Rp 2 miliar) untuk kematian pengacara Joseph 'Pino' Acquaro pekan ini.

Hal itu terungkap dalam persidangan hari Kamis (17/3/2016), saat polisi menyatakan tuduhan bahwa Madafferi menganggap bahwa Pino merupakan sumber yang membocorkan informasi ke wartawan.

Tahun lalu, seorang wartawan dari kelompok media Fairfax di Australia menurunkan laporan mengenai aktivitas mafia termasuk dan kaitannya dengan donasi politik yang dilakukan mafia kepada partai politik di Australia.

Menurut polisi, Tony Madafferi menganggap bahwa sumber berita wartawan itu adalah Pino Acquaro.

Atas tuduhan polisi ini, pengacara Tony Madafferi yaitu Georgina Schoff membantah dan mengatakan "sangat fantastis" jika ada orang yang mau mencoba "menjatuhkan" salah seorang sumber wartawan Fairfax.

Pino Acquaro ditemukan tewas tertembak tidak jauh dari toko es krim miliknya di daerah East Brunswick di Melbourne pada Selasa (15/3/2016) dinihari.

Pino sebelumnya banyak mendampingi kasus hukum yang menjerat sosok warga Australia keturunan Italia, serta memiliki kaitan kuat dengan komunitas Calabria.

Hakim John Dixon yang memimpin sidang memutuskan mencabut larangan pemberitaan terkait Tony Madafferi, Pino Acquaro serta tawaran Rp 2 miliar tersebut, yang tadinya berlaku menyusul gugatan Tony Madafferi terhadap wartawan Nick McKenzie dari Fairfax media.

Informasi yang kini boleh disiarkan itu antara lain menyebutkan bahwa polisi mendatangi Tony Madafferi di toko buah miliknya di daerah Noble Park.

Saat itu, polisi menyampaikan ke Tony bahwa pihak berwajib tahu adanya rencana serangan terhadap Pino, dan jika terjadi apa-apa dengan Pino, polisi akan menjadikan Tony sebagai tersangka utama.

Pino diketahui pernah menjadi pengacara untuk saudara Tony bernama Frank Madafferi, yang diduga sebagai sosok mafia yang ditahan tahun 2014 bersama sejumlah sosok lainnya yang terkait dengan mafia Calabria karena penyelundupan ekstasi terbesar di dunia.

Pino juga menjadi pengacara untuk rekan Frank Madafferi dalam kasus ini.

Wartawan Fairfax kemudian menurunkan liputan mengenai keluarga Madafferi, dugaan kejahatan terorganisir serta hubungan mereka dengan politisi Partai Liberal Australia.

Polisi mengatakan Tony Madafferi menganggap Pino Acquaro sebagai sumber informasi, setelah Tony gagal memaksa wartawan tersebut di pengadilan untuk membuka siapa sumber beritanya.

Sementara itu ABC juga mendapat informasi bahwa seorang sosok mafia Calabria di Australia yang juga pernah ditangani kasusnya oleh Pino Acquaro, dikabarkan marah. Pasalnya, sosok itu menganggap Pino tidak maksimal menjalankan tugasnya sebagai pengacara.

Kepolisian Victoria sebelumnya mengumumkan bahwa Satgas Purana Taskforce, yang dibentuk untuk menyelidiki pembunuhan di kalangan dunia geng di Melbourne, kini akan bergabug menangani kasus kematian Pino Acquaro.




(nwk/nwk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed