detikNews
Kamis 03 Mei 2018, 00:00 WIB

Dengan Aplikasi Alegtron, Urus Legalisasi Kini Hanya 3 Jam

Kabar Kemenkumham - detikNews
Dengan Aplikasi Alegtron, Urus Legalisasi Kini Hanya 3 Jam Launching Aplikasi Legalisasi Elektronik (Alegtron) dan Pembayaran PNBP secara Autodebet untuk Notaris/ dok detikcom
Jakarta -

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) terus melakukan reformasi birokrasi dengan berinovasi dalam hal percepatan pelayanan publik. Melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kemenkum HAM meluncurkan aplikasi Alegtron.

"Orang yang tidak ikut dengan inovasi akan tertinggal," ujar Menkum HAM Yasonna Laoly dalam sambutannya di acara Launching Aplikasi Legalisasi Elektronik (Alegtron) dan Pembayaran PNBP secara Autodebet untuk Notaris di Hotel JW Marriot, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Yasonna mengungkapkan bahwa pelayanan publik harus cepat, efisien, dan akurat. Masyarakat harus selalu berinovasi, jangan tertinggal oleh perkembangan zaman.

Alegtron adalah bentuk inovasi dalam hal percepatan pelayanan publik dalam proses legalisasi. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan legalisasi yang jauh lebih cepat, yaitu 3 jam saja. Sementara sebelumnya memerlukan waktu sampai 3 hari.

"Inti pokoknya adalah memberikan yang terbaik untuk pelayanan publik. Kalau bisa dipercepat mengapa harus diperlambat?" kata Yasonna.

Dalam segi keamanan, Kemenkum HAM sudah berkoordinasi dengan Sandi Negara untuk memantau sistem Alegtron.

"Kita sistem security-nya sudah berapa layer, kita pakai betul-betul, kita mintai juga bantuan dari sandi negara untuk lindungi sistem kita," kata Yasonna.

Dengan Aplikasi Alegtron, Urus Legalisasi Kini Hanya 3 Jam

Launching Aplikasi Legalisasi Elektronik (Alegtron) dan Pembayaran PNBP secara Autodebet untuk Notaris/ dok detikcom

Sementara itu Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Cahyo Rahadian mengatakan bahwa inovasi dalam legalisasi dokumen secara elektronik dimaksudkan untuk mempermudah pelayanan legalisasi yang sebelumnya 3 hari menjadi 3 jam.

"Tidak hanya 3 jam saja, tapi kemudian pelayanan juga dapat diberikan di kantor-kantor wilayah di 33 provinsi," kata Cahyo.

Dalam acara ini juga ditunjukan sebuah video singkat testimoni yang dirasakan masyarakat setelah aplikasi Alegtron diuji coba selama 2 bulan. Hasilnya masyarakat merasa puas dengan kecepatan layanan dari aplikasi Alegtron.

Selain Alegtron, inovasi juga dilakukan dalam penerapan pembayaran PNBP secara autodebet untuk notaris. Inovasi ini juga adalah bentuk realisasi dari pelayanan publik yang cepat, efisien, dan akurat.

"Inovasi ini dimaksudkan untuk mempersingkat dan mempermudah tahapan pembayaran pelayanan di Dirjen AHU, khususnya dalam pendirian PT dalam rangka mendukung peningkatan perihal kemudahan usaha," kata Cahyo.

Sampai sekarang dikatakan seluruh notaris sudah menggunakan aplikasi autodebet untuk transaksi yang dilakukan oleh notaris. Ke depannya Cahyo mengungkapkan akan terus melakukan perbaikan-perbaikan terhadap 2 aplikasi yang diluncurkan pada hari ini.


(adv/adv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed