DetikNews
Kamis 17 Agustus 2017, 00:00 WIB

BNI Sambut Siswa Yogyakarta dan Lepas Siswa Sumbar di SMN 2017

adv - detikNews
BNI Sambut Siswa Yogyakarta dan Lepas Siswa Sumbar di SMN 2017 BNI lepas peserta program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) pada Selasa (15/8/2017) di Yogyakarta (Foto: BNI)
Jakarta -

Salah satu kegiatan yang diselenggarakan dalam rangkaian program BUMN Hadir untuk Negeri pada 2017 ini, yaitu Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Sebanyak empat puluh siswa dan guru diberi kesempatan untuk melakukan pertukaran dari Yogyakarta ke Sumatera Barat (Sumbar) dan sebaliknya.

Kini mereka telah kembali ke kampung halamannya. Wawasan dan pengalaman yang didapatkan oleh para siswa dan guru pendamping pun semakin bertambah.

Berakhirnya kegiatan SMN sekaligus mengakhiri tugas PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebagai fasilitator. Pada Selasa (15/8/2017), diselenggarakan acara pelepasan dan penyambutan ke-40 siswa dan guru pendamping itu di Yogyakarta.

Selain BNI, ada 4 perusahaan BUMN lain yang mendapatkan mandat kegiatan SMN di Yogyakarta dan Sumatera Barat. Empat perusahaan itu antara lain Primissima, Jasindo, Pindad, dan ASDP.

Hadir pada kesempatan itu Direktur Perencanaan dan Operasional BNI Bob Tyasika Ananta, Corporate Secretary dan BNI Kiryanto, Pemimpin BNI Wilayah Yogyakarta Arif Suwasono, serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Yogyakarta R. Kadarmanta Baskara Aji.

BNI dan Primissima mendapatkan mandat untuk mengirimkan rombongan siswa sekolah menengah atas (SMA) terpilih dari 4 kabupaten dan 1 kota yang berada di Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan ini ke Sumbar. Siswa yang terpilih akan dikirim ke Sumbar selama 7 hari, terhitung sejak 8 Agustus – 14 Agustus 2017.

BNI Sambut Siswa Yogyakarta dan Lepas Siswa Sumbar di SMN 2017BNI lepas peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) pada Selasa (15/8/2017) di Yogyakarta (Foto: BNI)


Selanjutnya, BNI dan Primissima juga menerima rombongan siswa beserta 4 orang pendamping dari Sumbar yang dikirimkan oleh PT Jasindo, PT ASDP, dan PT Pindad selaku BUMN penyelenggara di Sumbar. Siswa dari Sumbar dikirim ke Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan yang sama, di tanggal yang juga sama.

Para siswa yang mengikuti kegiatan ini merupakan siswa terpilih berdasarkan hasil seleksi dari perwakilan 4 kabupaten dan 1 kota. Kegiatan terselenggara berkat kerja sama dengan Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Yogyakarta pada 15 Juli 2017.

Di antara dua puluh siswa yang terpilih, dua di antaranya merupakan siswa difabel. Siswa tersebut didampingi oleh tiga orang pendamping antara lain perwakilan Guru Teladan dan perwakilan Dinas Pendidikan Nasional.

Acara serah terima dan pelepasan siswa perwakilan Yogyakarta di Sumatera Barat dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat pada 7 Agustus 2017 di Padang.

Selama mengikuti Program SMN di Yogyakarta, para siswa asal Sumbar diajak mengunjungi tempat-tempat bersejarah sekaligus mengunjungi kantor perwakilan BUMN yang berada di Yogyakarta.

Lokasi yang dikunjungi oleh siswa asal Sumbar di antaranya Candi Prambanan dan Borobudur. Mereka diajak berkunjung ke sana untuk mengetahui warisan sejarah kejayaan masa lampau.

Kunjungan juga dilakukan ke Balkondes (Balai Ekonomi Desa) Desa Wanurejo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang dikelola oleh BNI. Selanjutnya, para siswa diundang ke Rumah Kreatif BUMN Sleman, Kantor Perwakilan BI, hingga OJK di Yogyakarta.

"Kami harapkan setelah mengikuti kegiatan eduwisata ini, adik-adik siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman akan daerah wisata di provinsi yang dikunjungi, tetapi juga akan mendapatkan wawasan yang lebih luas akan keragaman aktivitas wisata dan ekonomi di Indonesia," ujar Bob.

Ada tiga alasan yang melatarbelakangi para siswa diajak berkunjung ke lokasi eduwisata. Pertama, agar para siswa mengetahui perkembangan program-program pengembangan ekonomi rakyat yang telah dilakukan BNI dalam wujud yang konkret.

Kedua, melihat langsung Kampoeng BNI yang telah menjelma menjadi desa wisata. Terakhir, untuk menunjukkan pemandangan alam yang indah di daerah tersebut. Sebab, pemandangan di lokasi eduwisata sangat menarik untuk wisata natural maupun kultural.

Wisata Sejarah Perbankan

Kunjungan ke Bank Indonesia di Yogyakarta dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkenalkan salah satu situs sejarah penting pada masa perjuangan kedaulatan moneter dan keuangan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satu bagian pada gedung Bank Indonesia di Yogyakarta merupakan lokasi diresmikannya BNI sebagai bank asli Indonesia yang didirikan pertama kali pada 5 Juli 1946 setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Pada masa kelahirannya itu, BNI sempat bertindak sebagai bank sentral dengan menjalankan fungsi yang sekarang dijalankan oleh BI.

"Tujuan dari kegiatan Siswa Mengenal Nusantara adalah untuk memberikan kesempatan kepada adik-adik siswa SMA sederajat agar dapat mengenal Indonesia yang kaya akan potensi budaya dan keragaman kekayaan alamnya yang elok. Adik-adik siswa yang nantinya menjadi generasi penerus dapat mencintai Tanah Air Indonesia dan memberikan sumbangsihnya saat mereka telah memasuki dunia karir," tutur Bob.


(adv/adv)
bni
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed