DetikNews
Minggu 13 Agustus 2017, 00:00 WIB

Serunya Kegiatan Siswa Mengenal Nusantara di Yogyakarta

Advertorial - detikNews
Serunya Kegiatan Siswa Mengenal Nusantara di Yogyakarta Aktivitas SMN di RKB Sleman (Dok. BNI)
Sleman -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dari Kementerian BUMN Republik Indonesia. Dalam program tersebut, pelajar asal Yogyakarta bertukar tempat dengan pelajar asal Sumatera Barat selama delapan hari. Program SMN di Program Kementerian BUMN merupakan program yang sengaja dibuat dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Republik Indonesia.

Pertukaran pelajar ini difasilitasi BNI dan bekerja sama dengan Primissima di DIY, serta tiga BUMN lainnya yaitu Jasindo, Pindad, dan ASDP di Sumatera Barat.

Para pelajar bukan hanya bertukar tempat, melainkan juga mengenali keragaman budaya dan kekayaan alam yang dimiliki masing-masing daerah.

Di hari keempat pelaksanaannya, BNI mengajak para peserta SMN asal Sumatera Barat ke Rumah Kreatif BUMN (RKB) Sleman pada Jumat (11/8/2017).

Pemimpin BNI Wilayah Yogyakarta Arif Suwasono menuturkan RKB Sleman merupakan sebuah wadah hasil kerja sama BNI dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman.

RKB dibangun untuk memecahkan masalah-masalah UMKM melalui pelatihan dan pendampingan, agar hasil olahan dan kerajinan UMKM Sleman dan sekitarnya bisa dipasarkan hingga skala internasional.

"Yang kami bangun adalah produk dan orangnya. Produk diperbaiki kualitasnya agar siap jual, sedangkan sumber daya manusianya kami latih agar berbudaya online, karena tercatat sekitar 80 persen pengrajin di sekitar Sleman belum akrab dengan pemasaran digital," kata Arif dalam rilisnya, Sabtu (12/8/2017).

Arif mengatakan selama ini mayoritas perajin masih mengandalkan penjualan secara konvensional. Oleh karena itu sejak beroperasi, beragam pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) telah diedukasi untuk merambah penjualan internasional secara digital.

"Mulai dari batik, kerajian dan benda seni khas Sleman hingga kuliner khas serta salak yang merupakan produk unggulan daerah ini," tambah Arif.

Selain mengunjungi RKB Sleman, para anak-anak SMA ini juga diajak untuk berwisata sejarah ke Keraton Yogyakarta, Istana Presiden Gedung Agung, Benteng Vredeburg serta berlatih di sanggar tari Pujokusuman.

Di Keraton Yogyakarta, selain berkeliling melihat arsitektur khas di dalam tembok istana, mereka juga mendapat penjelasan tentang keberadaan keraton lengkap beserta sejarahnya.

Sementara di Gedung Agung, para pelajar mendapat penjelasan tentang fungsi istana yang menjadi tempat tinggal Presiden Republik Indonesia saat sedang berada di Yogyakarta.

Mereka juga diajak berkeliling ke sejumlah ruangan bersejarah di gedung ini serta melihat berbagai koleksi lukisan dari para maestro lukis Indonesia yang karyanya dipajang di Gedung Agung.

Di Benteng Vredeburg yang berseberangan dengan Gedung Agung, para peserta mengelilingi bangunan bergaya kolonial tersebut. Mereka juga menyaksikan diorama yang menceritakan tentang pertempuran merebut kemerdekaan yang berlangsung di kota.

Pengalaman Berharga

Salah satu peserta SMN sekaligus guru berprestasi di SMAN 7 Padang, Seprah Madeni, mengatakan dirinya mendapatkan pengalaman berharga dan menarik.

Dari kunjungan ke RKB Sleman ini, dia mengaku terinspirasi untuk memancing kreativitas serta memotivasi kepada anak didiknya. Dia pun berharap peserta SMN bisa berwirausaha dan dapat memasarkan produknya secara digital.

"Di Sumatera Barat sebenarnya juga banyak hal serupa seperti yang ada di Sleman. Tapi belum ada kunjungan semacam ini untuk bisa menyaksikan langsung proses yang dikerjakan untuk meningkatkan kualitas pelaku UMKM. Dengan adanya kegiatan semacam ini tentunya bisa ditiru untuk mengeksplorasi Sumatera Barat," tambah Seprah.

Sementara siswi SMA 1 Kinali Sumatera Barat Anggi Destia Fahrurrozi mengungkapkan rasa senangnya setelah beberapa hari berada di Yogyakarta.

Serunya Kegiatan Siswa Mengenal Nusantara Di Yogyakarta

Anggi yang memiliki bakat bidang pencak silat ini mengatakan bahwa dirinya memanfaatkan waktu sebaik-baiknya selama berada di Yogyakarta agar bisa menyerap banyak hal yang kemudian bisa dilakukan saat pulang ke Sumatera Barat.

"Harapannya dengan adanya acara ini saya bisa lebih mengenal budaya, tradisi serta segala hal yang ada di sini. Pada saat cultural perform nanti, saya bersama para peserta lain akan menyuguhkan Silat Randai yang merupakan kolaborasi silat dan tari," tutup Anggi.

Saat berada di RKB Sleman, dua puluh pelajar asal Sumatera Barat diperkenalkan proses produksi dan cara pemasaran secara digital.Para peserta tersebut juga diajak untuk berkeliling showroom yang menyediakan hasil produksi UMKM.

Bahkan sebagian dari mereka juga membeli benda-benda seni serta cenderamata sebagai oleh-oleh saat mereka pulang ke kampung halamannya.

Para peserta SMN akan ikut serta dalam kemeriahan Pesta Rakyat dalam rangka menyambut HUT ke-72 RI yang di selenggarakan oleh BNI di Alun-Alun Utara Yogyakarta pada Minggu (13/7/2017).

Para peserta ini akan ikut serta dalam acara jalan sehat, pemecahan rekor MURI makan gudeg, permainan 1000 angklung, pasar murah bersama ribuan warga Yogyakarta pada acara tersebut.


(adv/adv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed